Skip to main content

REVIEW : MEN IN BLACK ( MIB) INTERNATIONAL


MIB INTERNATIONAL
Directed : F.Gary Gary
Production : Columbia Pictures,Amblin Entertaiment,Tencent Pictures, Sony Pictures
Starring : Chris Hemsworth, Tessa Thompson, Emma Thompson, Liam Nesson, Rebecca Ferguson
Runtime : 115 Mnutes

Sekian lama kita ingin menyaksikan kisah para agen berbaju hitam memeranggi invasi Alien di muka bumi, keberadaan mereka tidak ketahui oleh pemerintah dan masyarakat, layaknya film aksi agensi - misi mereka pun sangat rahasia jika ada mengetahui maka alat Neutralized menghapus memori mereka. Sejak MIB (1997) sebuah film alien yang sangat berbeda lebih banyak sisi komedi dibandingkan actionnya, aktor Will Smith sebagai agent J ditemani Agent K (Tommy Lee Jones). kesuksesan film ini hingga menghasilkan tiga series dipasaran 1997-2012, setelah itu tidak ada lagi film kelanjutannya sampai pada tahun 2018 pihak Sony Pictures memberikan sutradara F.Gary Gary membuat spin off dari kisah MIB diikuti oleh beberapa aktor-aktris terkenal, 7 tahun berselang muncul MIB International hadir kembali dengan menitik beratkan kisah tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Setelah Molly (Tessa Thompson) melihat sendiri bagaimana orangtuanya terkena Neutralized saat dia masih kecil menyelamatkan spesies langka Alien, disinilah Molly berusaha mencari kebenaran sosok berbaju hitam hingga dia mencoba melamar sebagai agent FBI & CIA namun dianggap “Delusional” akan serangan Alien, suatu ketika ditempat dia bekerja Molly mengikuti kejadian jatuhnya pesawat alien di New York dan membuatnya masuk pada Gedung dimana markas MIB berada, sebagai “penyusup” Molly ditangkap, di interogasi kenapa dia begitu sangat terobesi oleh Pria berbaju hitam, dia ingin membuktikan kalau dia sanggup sebagai Agent MIB. Agent O (Emma Thompson) menyetujuinya sebagai agent percobaan dengan sandi Agent M misi pertamanya adalah ke MIB London bertemu petinggi Agent T (Liam Nesson), mendengar ada serangan Alien Vungus yang ingin menguasai bumi.  Agent H (Chris Hemsworth) sebagai Agent terkenal telah pada kasus 2016 menjadi mentor bagi Agent M. Berawal dari beberapa kejadian yang terjadi Agent M dan Agent H mencari kebenaran apakah serangan tersebut memang benar akan terjadi atau hanya isu belaka saja
Film ini sempat mendapatkan kritikan tajam atas plot cerita tidak mengena pada sasaran pecinta film MIB, tak ada aksi yang benar-benar memukau penonton, hubungan  kedua actor cukup baik tapi belum terlihat intens lebih dalam sebagai agent, karakternya sangat berbeda pada seri sebelumnya, keberadaan Alien dengan manusia juga tak terlihat menyatu dan yang menjadi menarik adalah teknologi senjata yang digunakan, alur cerita awal cukup lambat tak berlangsung lama kita mencerna karena makin kedepan penonton sudah mengerti kemana film ini bermuara jika bukan kasus pada MIB itu sendiri, tak ada villain yang terlalu kejam. Yang membuat kalian kangen adalah situasi markas MIB dengan bermacam-macam alien, kehidupan alien di klab malam. Secara CGI sangat baik terlihat rapi dan joke-joke yang ditawarkan juga membuat penonton beberapa kali ketawa, daya jual memang pada film ini tak lain duo aktor yang terkenal dalam film hero dan agent tak heran penonton akan menyukai kisah mereka dengan durasi 115 Menit sangat menghibur. Memang sulit dikatakan yang terbaik dari seri ke-4 MIB, rasanya film ini berdiri sendiri yang mengambil kisah sepak terjang para agent MIB, tak ada sangkut pautnya dari seri sebelumnya jadi kalian yang belum menonton filmnya tetap mampu mengikuti dari awal hingga akhir, namun jika suatu saat di remake atau reboot MIB International harus bisa mengalahkan film sebelumnya atau justru MIB International memang benar-benar akan menjelajah negara di Eropa Timur atau Asia dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam budaya dan Bahasa.  MIB International tayang mulai tanggal 19 Juni 2019 di seluruh bioskop, nikmati perpaduan Chris Hemsworth dan Tessa Thompson sebagai agent yang  menghibur.
Overall : 7 / 10

Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019