Skip to main content

Press Release : Poster GUNDALA 2019


Film ‘Gundala’ merupakan karakter pertama yang difilmkan dari Bumilangit Studios. Bumilangit Studios memiliki hak cipta untuk lebih dari 1,100 karakter legenda komik Indonesia. Bukan cuma Gundala, masih banyak lagi karakter keren yang nantinya muncul dalam Jagat Sinema Bumilangit. Beberapa bahkan akan muncul dalam film ‘Gundala’. Tahun ini merupakan ulang tahun ke-50 karakter ciptaan (Almarhum) Hasmi tersebut. Gundala pertama kali muncul dalam komik Gundala Putra Petir (Penerbit: Kentjana Agung, tahun rilis 1969). Gundala lahir di saat maraknya komik silat di pasaran, Hasmi bersama beberapa rekannya malah tampil dengan gaya berbeda, mengadaptasi komik asing namun diserap dengan kearifan lokal. Dari sekian banyak tersebut, Gundala berhasil menjadi salah satu yang paling menonjol karena kekuatannya dan aksinya yang seru. Gundala pun menjelma menjadi jagoan milik semua orang pada eranya. Kepopulerannya melampaui usia maupun pergaulan. Maka tak heran setelah berdekade sosoknya tetap melekat sebagai jagoan keren yang patut diteladani. Pengerjaan film ‘Gundala’ memang tidak main-main. Semua usaha diberikan untuk menghadirkan film Jagoan Indonesia pertama yang digarap serius. 53 hari syuting dan sekitar 1,800 pemain. Skala epik ini juga mencakup lokasi yaitu Jakarta, Cilegon, dan Purwakarta. Sementara untuk kostum dibuat di Amerika Serikat bersama perusahaan yang memproduksi kostum untuk film maupun serial Hollywood seperti Watchmen dan Daredevil (Netflix). Abimana Aryasatya sendiri diterbangkan ke Amerika Serikat untuk proses fitting. “Ini pengalaman baru bagi saya. Di sana semuanya dikerjakan profesional dengan standar internasional,” kenangnya mengenai proses yang dijalani untuk memberikan yang terbaik ke penonton. ( tulisan ini dari press release dibagikan ke media tanggal 28 Mei 2019 ).


 

 


Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit