Film Siti Si Vampir menawarkan kombinasi langka antara horor dan komedi yang segar, membuat banyak orang ingin menontonnya di bioskop. Cerita tentang Siti yang tak sengaja digigit vampir dan berubah menjadi “vampir low-spec” dengan taring terbalik serta kekuatan setengah matang terasa orisinal dan menghibur. Konsep vampir kelas bawah yang tidak sempurna ini langsung membedakan film tersebut dari kisah vampir klasik yang biasanya serius dan glamor. Keunikan satirenya yang menyoroti kesenjangan sosial menjadi daya tarik kuat bagi penonton Indonesia. Siti, gadis rusun yang bekerja mengantar galon demi membantu keluarga, berusaha masuk ke dunia vampir elite yang mewah. Konflik antara keinginan lepas dari kemiskinan dan loyalitas terhadap keluarga serta sahabatnya menciptakan narasi yang relevan dengan kehidupan banyak orang di kota besar. Adaptasi dari webseries Singapura *Siti Vampire* yang dikembangkan menjadi film layar lebar memberikan ruang lebih luas untuk memperdalam karakter dan k...
Peluncuran film Memburu Pemangsa produksi Sinemaku Pictures menjadi momentum penting bagi industri perfilman Tanah Air dalam memadukan hiburan sinematik berkelas dengan advokasi isu sosial yang mendesak. Dalam konferensi pers yang berlangsung emosional, sutradara Umar Syahab (Umay) menyampaikan keresahannya atas maraknya kasus kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak di Indonesia, dengan mengacu pada data yang tercatat lebih dari 21.000 kasus kekerasan anak dan 12.000 kasus kejahatan seksual anak sepanjang 2025. Keprihatinan inilah yang menjadi pemantik lahirnya karya yang tidak sekadar menjual teror, melainkan menjadi corong gugatan sosial. Acara dibuka dengan suasana khidmat saat Umay memimpin doa bersama dan menyampaikan belasungkawa mendalam untuk para korban bencana alam di NTT, Kalimantan, dan Sumatra, serta secara khusus memberi penghormatan kepada lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput bencana di Krakatau. Penghormata...