Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2026

REVIEW FILM : DEEP WATER (2026)

Film Deep Water (2026) mengusung tema survival yang sederhana, tetapi tetap mampu menghadirkan ketegangan sejak awal. Dibintangi Aaron Eckhart dan Ben Kingsley , film ini menggabungkan bencana penerbangan dengan ancaman hiu ganas di tengah lautan. Ceritanya dimulai dari sebuah penerbangan internasional dari Los Angeles menuju Shanghai. Awalnya semua berjalan normal, hingga sebuah insiden kecil mengubah segalanya menjadi mimpi buruk.  Penyebab bencana ternyata berasal dari hal yang sering dianggap sepele, yaitu sebuah power bank yang mengalami korsleting dan memicu kebakaran di ruang kargo. Dari sinilah rangkaian tragedi mulai terjadi. Setelah pesawat tidak lagi bisa dipertahankan, pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat di tengah laut. Sayangnya, keadaan semakin buruk ketika badan pesawat terbelah di atas terumbu karang sehingga para penumpang harus bertahan hidup di tengah ancaman hiu. Menurut saya, pesan terbesar film ini justru bukan tentang hiunya, melainkan tentang penting...

REVIEW FILM : IP MAN , KUNGFU LEGEND (2026 )

Ip Man: Kung Fu Legend (2026) adalah film aksi kriminal yang disutradarai oleh Li Liming , dibintangi oleh Dennis To yang kembali sebagai master Wing Chun legendaris Ip Man Berlatar di Hong Kong tahun 1950-an, plotnya mengikuti Ip Man saat ia meninggalkan kepolisian untuk membuka sekolah seni bela diri miliknya sendiri, Ketika sebuah sasana tinju Barat dan sebuah kelompok triad Tiongkok mencoba memaksa penduduk setempat keluar dari properti mereka, Ip Man turun tangan untuk melindungi warisan tradisionalnya. Sebagai penggemar film bela diri, saya cukup antusias saat menonton Ip Man: Kung Fu Legend (2026). Film ini kembali menghadirkan Dennis To sebagai Ip Man, dengan latar Hong Kong pada era 1950-an. Ceritanya berfokus pada perjuangan Ip Man yang membuka perguruan Wing Chun setelah meninggalkan kepolisian. Saya justru merasa film ini tidak memberikan emosi yang kuat. Ada beberapa momen yang seharusnya terasa menyentuh atau menegangkan, tetapi penyampaiannya terasa datar sehingga suli...

REVIEW FILM : LOVE BARISTA, Cinta Lewat Sruputan Kopi Vietnam

  Love Barista mencoba menghadirkan komedi romantis lintas budaya dengan mempertemukan Korea Selatan dan Vietnam. Premisnya cukup menarik, seorang aktor Korea yang sedang terpuruk harus bertahan hidup di Vietnam hingga bertemu seorang barista berbakat yang perlahan mengubah hidupnya. Yang langsung terasa sejak awal adalah suasana Vietnam yang ditampilkan dengan hangat. Jalanan, kafe, hingga budaya kopinya menjadi nilai tambah yang membuat film terasa nyaman dinikmati, bahkan ketika ceritanya berjalan santai. Lee Kwang-soo kembali mengandalkan kemampuan komedinya yang sudah dikenal banyak orang. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan tingkah kikuknya masih mampu mengundang tawa tanpa harus berlebihan. Bagi penggemarnya, inilah alasan utama untuk datang ke bioskop. Hoang Ha juga tampil cukup natural sebagai Thao . Karakternya sederhana, hangat, dan mudah disukai. Interaksi keduanya yang menggunakan bahasa Korea, Vietnam, dan sedikit bahasa Inggris justru menjadi salah satu bagian yang me...

REVIEW FILM : FOUFO , Drama Komedi Sisi Lain Dari Budaya Madura

Skak Studios dan Sinemart mempersembahkan film berbudaya Madura pertama di Indonesia, Foufo, yang akan tayang mulai 9 Juli 2025 di bioskop Indonesia. Film komedi sci-fi karya sutradara Bayu Skak ini berhasil membuat penontonnya ngakak chaos dari komedi-komedi yang tersaji, sementara drama keluarganya juga bikin penonton relate, tentang anak yang ingin berbakti dan mewujudkan mimpi sang ibu naik haji.  Bayu Skak kembali mencoba sesuatu yang berbeda lewat FOUFO, sebuah drama keluarga yang dipadukan dengan komedi dan fiksi ilmiah. Premis tentang alien yang terdampar di Madura terdengar nyeleneh, tetapi justru menjadi daya tarik utama film ini sejak awal.  Keputusan Bayu Skak memberi ruang bagi banyak pemain lokal layak diapresiasi. Meski sebagian besar bukan nama besar di industri film, mereka mampu menghadirkan karakter yang terasa alami. Chemistry antar pemain menjadi salah satu kekuatan yang membuat penonton mudah masuk ke dalam cerita.  Dari sisi akting, penampilan pa...

REVIEW FILM : The Death of Robin Hood, Sisi Kelam Sang Penolong Rakyat Jelata

Kalau mengharapkan film The Death of Robin Hood penuh aksi seperti kisah Robin Hood yang selama ini dikenal, kemungkinan besar akan merasa kecewa. Film ini justru mengambil arah yang sangat berbeda. Ceritanya lebih banyak membahas penyesalan, dosa, dan perjalanan hidup seorang Robin Hood yang sudah tua. Robin Hood versi Hugh Jackman digambarkan bukan lagi sebagai pahlawan yang gagah berani. Ia menjadi sosok yang lelah, penuh luka, dan terus dihantui masa lalunya. Hampir sepanjang film, penonton diajak melihat pergulatan batinnya daripada aksi memanah atau melawan musuh. Hal yang cukup mengejutkan adalah masa lalu Robin ternyata jauh lebih kelam daripada legenda yang selama ini dikenal. Film ini menunjukkan bahwa ia pernah membunuh banyak orang, bahkan rakyat jelata yang tidak bersalah. Hal inilah yang menjadi sumber rasa bersalah yang terus menghantuinya hingga akhir hidup. Karakter Little John (Bill SkarsgÄrd) juga ikut terseret dalam sisi gelap tersebut. Hubungan mereka bukan lag...