Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2026

REVIEW FILM : AGENSI RUMAH TANGGA (ART) Ngakak dan Nangis Bareng ART, Film Yang Bikin Kamu Merasa Jadi Manusia

Film Agensi Rumah Tangga (ART) merupakan film komedi yang datang tepat di saat banyak orang butuh tawa yang tidak hanya ringan, tapi juga punya sudut pandang yang jujur. Diadaptasi dari novel best seller karya Almira Bastari, kisah ini mengangkat Katia yang baru saja di-PHK dan harus mencari cara baru untuk bertahan hidup, termasuk membayar KPR. Ia memilih jalan yang jarang dipilih membangun usaha atau agensi penyaluran asisten rumah tangga. Pilihan itu langsung menantang anggapan umum bahwa keamanan hidup hanya bisa didapat lewat jalur resmi seperti PNS. Katia menunjukkan bahwa seseorang bisa menciptakan pekerjaan yang berguna bagi orang lain tanpa harus menunggu lowongan yang “aman” menurut standar masyarakat. Film ini dengan cerdas menempatkan kerja yang sering dipandang sebelah mata sebagai pusat drama, tawa, dan bahkan makna. Enzy Storia (Katia) dengan kehadiran yang hangat dan tidak dipaksakan. Di sisinya, Afgan (Kafka) memberikan warna yang menenangkan tanpa mengganggu ritme k...

REVIEW : FILM HOPE 2026 , "Kehilangan Menjadi Perang, dan Harapan Jadi Pelarian"

Film Hope (2026) karya Na Hong-jin adalah film yang berani mencampur aksi monster, fiksi ilmiah, dan pertanyaan tentang harapan dalam satu cerita yang membingungkan sekaligus menghibur. Kisahnya berlatar di desa pelabuhan terpencil dekat DMZ, di mana polisi desa dan sekelompok pemburu harus menghadapi makhluk misterius yang tiba-tiba muncul. Yang awalnya terlihat seperti film monster biasa perlahan berubah menjadi cerita tentang dua pihak yang sama-sama kehilangan arah. Karakter polisi, terutama kepala polisi Beom-seok, digambarkan sangat manusiawi. Mereka terlalu takut, ragu, dan sering salah langkah. Beom-seok berkali-kali ragu menembak, salah menilai situasi, dan bahkan mengaku hatinya sendiri terasa aneh. Ketakutan mereka membuat aksi terasa lambat dan tidak efektif. Sebaliknya, alien jauh lebih cepat beradaptasi. Mereka mampu mengubah wujud, bergerak dengan kecepatan tinggi, dan tetap fokus pada tujuan meski terluka. Perbedaan ini membuat penonton perlahan bergeser simpati. Ya...