Skip to main content

REVIEW : SI DOEL THE MOVIE 2


SI DOEL THE MOVIE 2
Sutradara : Rano Karno
Produksi : Karnos Film , Falcon Pictures
Durasi : 85 Menit
Setelah si Doel The movie pertama sukses dipasaran, salah satu serial tv  tersukses pada jamannya membuat penonton bernostalgia kiprah peran Rano Karno sebagai Doel dan kisah cintanya yang gak lebay. Masih dalam kisah bagaimana sikap Zaenab yang memendam cintanya terhadap Doel dan Sarah juga masih mencintai Doel membuahkan anak laki-laki bernama Abdullah atau dipanggil Doel (Fahrehza Anugrah), Mandra yang selalu usil, merasa dizolimi sebagai kakak membawa guyonan dalam setiap tingkahnya.  Bermula ketika Mandra saat di Belanda tak sengaja memfoto disaat Doel memeluk anaknya mengirim ke Atun (Suti Karno), tak hanya satu orang tapi ke Zaenab ( Maudy Koesnadi), prahara kecemburuan zaenab hanya bisa dipendam hingga suatu saat si Doel kecil datang liburan ke Jakarta, pertemuan Sarah (Cornelia Agatha) adalah titik puncak hubungan cinta mereka. Dalam film ini kita diajarkan tidak boleh poligami walaupun kita mencintai dua orang sekaligus justru piilih salah satu dengan kerelaan dan ketulusan cinta yang besar. Dilema sebagi pria dalam problema cinta menjadikan film ini mengalir begitu saja dengan twist yang bikin penonton makin penasaran.
Ketiga actor ini memang sudah kuat dalam berakting walaupun Cornelia Agatha sudah lama tidak berakting tapi dibuktikan dengan penampilan tapi yang paling keren menurut saya penampilan Maknyak (Aminah Cendrakasih) benar-benar totalitas tak peduli keadaan sakit lumpuh yang dia derita justru membangkitkan emosi yang penonton, adegan menyentuh hanya dengan beberapa kalimat menyiratkan bagaimana sosok ibu yang menyatakan pengampunan atas tindakan oranglain, itulah moment yang sangat pas dalam penyampain cerita membuat film ini bakalan menjadi salah satu film favorit penonton disaat Lebaran 2019 tiba. Si Doel 2 bakalan masuk dalam jajaran Box Office dengan jumlah penonton bisa mencapai 500 ribu hingga 1 juta bahkan lebih. Yang saya suka adalah shot close up pemain dan medium shot tidak berlebihan tetap pada pakem film sebelumnya dan serial tvnya, rasanya Rano Karno tidak mau membuang semua cirikhas yang sudah melekat sejak tahun 1987 di hati penonton dan Audio percakapan begitu “soft” dan dikerjakan seolah-olah dubbing padahal tidak, enak di dengar tidak bikin sakit telinga. SI DOEL THE MOVIE 2 tayang mulai tanggal 4 juni 2019 di seluruh bioskop Indonesia, film Indonesia pengisi liburan lebaran yang sangat pas.
Overall : 8/10

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re