Skip to main content

REVIEW : HIT & RUN ( INDONESIA VERSION 2019 )


HIT & RUN 
Sutradara : Ody  C. Harahap
Produksi : Screenplay, Bukalapak Pictures
Durasi : 114 Menit


Sukses di negeri Gingseng – Korea Selatan film Hit & Run akhirnya di remake dalam versi Indonesia tentunya perijinan sudah dikantongi dari CJ Entertaiment yang memproduksi film tersebut. Film ini dibawah Screenplay, Bukalapak Pictures, dan merupakan drama komedi pertama kali diperankan oleh Aktor ganteng Joe Taslim, siapa sangka wajah ganteng selalu berperan film aksi mampu membuktikan aksi komedi yang kocak tidak lebay. Penampilam Joe Taslim sebagai polisi ganteng dan punya acara reality show yang membuat dia selalu tampil keren, dengan gaya bicara yang khas bak selebriti, Tegar Saputra (Joe Taslim) selalu tampil memukau dikala menangkap penjahat disinilah kiprah Tegar polisi yang luar biasa. Sejak munculnya berita lolosnya Gangster Coki (Yayan Ruhyan) tugas Tegar makin berat mencari dan menangkap Coki berbekal informasi dari Lio (Chandra Liow) mengusut peredaraan Narkoba jenis baru yang mematikan tapi ketika melihat  Meisha (Tatjana Saphira) penyanyi Dangdut terkenal Tegar langsung jatuh cinta begitu juga Meisha, tugas pertama ada menyelamatkan gadis dari sekapan pacarnya  Jefri (Jefri Nichol) ternyata berhubungan dengan sindikat Coki.  Sutradara Ody C Harahap sudah banyak genre film yang dibuat sejak berkiprah didunia perfilmaan Indonesia, film terbaru tahun ini saja ada 2 film HIT & RUN dan ORANG KAYA BARU .


Debut pertama bermain komedi merupakan tantangan tersendiri bagi Joe, bagaimana dia harus terlihat macho tapi penuh guyonan, pada  film ‘Hit & Run’ memamerkan banyak keahliannya yang tidak disangka orang. Selain berlaga yang telah membawa namanya ke dunia internasional, ia juga menampilkan sisi komedi lewat gayanya yang narsis, tapi yang paling tidak disangka adalah sisi romantisnya yang ditampilkan melalui kemampuannya bernyanyi di salah satu adegan. Senada dengan Joko Anwar melalui Twitter-nya menyampaikan kekagumannya. Ia menulis, “Bangga kali aku sama sodaraku satu ini la. Berantam jago, tonton ya filmnya . Tanpa panjang lebar silakan datang ke Bioskop kesayangan kalian ,tonton film HIT & RUN dan nikmati film-film Indonesia lainnya  dilibur lebaran 2019 penuh warna.
Overall : 7/10 
 
 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak