Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2026

REVIEW FILM : PHI PHONG BLOOD DEMON, Arah Baru Horor Vietnam Antara Mitos dan Kejahatan Manusia

  Film Phi Phong: The Blood Demon menjadi salah satu kejutan besar dari Vietnam pada tahun 2026. Film ini mengangkat legenda rakyat tentang makhluk bernama Phí Phông, sosok iblis yang dapat menyamar sebagai manusia pada siang hari, tetapi berubah menjadi pemburu darah dan energi kehidupan saat malam tiba. Ceritanya mengikuti dua kakak beradik yang merupakan murid dukun. Mereka memasuki hutan pegunungan yang terpencil untuk mencari ibu mereka yang telah dikuasai kekuatan jahat. Perjalanan tersebut membawa mereka ke dalam dunia ritual kuno, rahasia leluhur, dan teror yang semakin mengerikan . Salah satu kekuatan terbesar film ini adalah suasananya. Film ini juga menampilkan budaya Vietnam yang jarang terlihat di layar lebar. Ritual pemakaman, pakaian adat spiritual, serta kepercayaan masyarakat pegunungan membuat dunia dalam film terasa hidup dan autentik. Film ini berbicara tentang cinta seorang ibu, keserakahan manusia, serta bagaimana penderitaan dan tragedi dapat melahirkan ses...

REVIEW FILM : POWER BALANDS, Cinta Karya dan Persahabatan

  Film Power Ballad menghadirkan kisah yang hangat tentang musik, persahabatan, ego, dan kesempatan kedua dalam hidup. Disutradarai oleh John Carney, film ini terasa seperti perpaduan antara Once dan Music and Lyrics, tetapi dengan konflik yang lebih modern tentang hak cipta dan pengakuan dalam industri musik. Cerita berpusat pada Rick, seorang penyanyi band pernikahan yang pernah memiliki mimpi besar namun kini menjalani hidup yang biasa-biasa saja. Suatu hari ia berkolaborasi dengan Danny (Nick Jonas), mantan bintang boy band yang kariernya juga sedang menurun. Dari pertemuan sederhana itu lahirlah sebuah lagu yang ternyata memiliki potensi luar biasa. Masalah muncul ketika lagu tersebut menjadi hit besar. Rick (Paul Rudd)  terkejut saat mengetahui namanya tidak tercantum sebagai pencipta lagu. Dari sinilah konflik utama dimulai. Film ini tidak menghadirkan pertarungan fisik atau drama berlebihan, melainkan pertarungan harga diri, rasa kecewa, dan pencarian keadilan. ...

Review Film Backrooms (2026), Ketakutan Terbesar Dalam Diri Manusia

Backrooms (2026) menghadirkan konsep horor yang berbeda dari kebanyakan film seram saat ini. Alih-alih mengandalkan jumpscare berlebihan, film ini lebih fokus membangun rasa tidak nyaman melalui lorong-lorong kosong yang tampak tidak berujung. Cerita mengikuti Clark, seorang pria yang menemukan jalan menuju dimensi misterius bernama Backrooms. Tempat ini terlihat sederhana, hanya ruangan dan koridor berwarna kuning, tetapi menyimpan banyak misteri yang sulit dijelaskan. Seiring berjalannya waktu, rasa penasaran Clark berubah menjadi obsesi. Ia semakin dalam menjelajahi Backrooms dan mulai kehilangan hubungannya dengan dunia nyata. Ketika Clark menghilang, terapisnya berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Pencarian tersebut menjadi awal petualangan yang jauh lebih berbahaya daripada yang dibayangkan. Salah satu kekuatan utama film ini adalah atmosfernya. Kesunyian, ruang kosong, dan pencahayaan yang monoton berhasil menciptakan ketegangan yang terus terasa sepanjang film. Ba...

Review Film : Monster Pabrik Rambut (2026), Ekplotasi dan Horor dalam Pabrik

Film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) adalah film horor fantasi tahun 2026 yang disutradarai Edwin dengan naskah yang ditulisnya bersama dengan Eka Kurniawan dan Daishi Matsunaga. Film ini merupakan hasil produksi internasional kerjasama antara Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, Perancis. Monster Pabrik Rambut tayang perdana di Festival Film Internasional Berlin 2026 sebagai program Special Midnight. membawa penonton ke sebuah pabrik rambut yang tampak biasa dari luar, tetapi menyimpan rahasia kelam di balik produktivitas para pekerjanya. Melalui kisah tiga bersaudara yang kehilangan ibu mereka, film ini mencoba memadukan horor supranatural, drama keluarga, dan kritik sosial dalam satu cerita yang cukup ambisius. Cerita berpusat pada Putri (Rachel Amanda) ,Ia meyakini ibunya meninggal akibat tekanan kerja yang tidak manusiawi di pabrik milik Maryati (Didiek Nini Towok). Para pekerja dipaksa bekerja siang dan malam demi mendapatkan insentif tambahan hingga melupakan kebutuhan da...

REVIEW : FILM THE FURIOUS 2026, Duo Aktor Laga Bertarung Dalam Kisah Heroik

The Furious menghadirkan kisah sederhana namun emosional tentang seorang ayah yang berjuang menyelamatkan putrinya dari sindikat perdagangan manusia. Di balik premis yang cukup familiar, film ini mampu menghadirkan ketegangan melalui perpaduan drama keluarga dan aksi laga yang intens. Wang Wei digambarkan sebagai sosok biasa yang terpaksa melakukan hal-hal luar biasa demi menyelamatkan anaknya. Perjalanan yang ia tempuh membuat penonton ikut merasakan keputusasaan, kemarahan, sekaligus harapan yang terus ia pertahankan di tengah situasi yang semakin berbahaya. Saya melihat bahwa aktor-aktor Indonesia semakin sering dilirik oleh industri perfilman luar negeri, khususnya untuk film aksi. Hal ini tidak terlepas dari komitmen, disiplin, dan dedikasi mereka dalam menjalani proses produksi. Kemampuan beradaptasi dengan berbagai budaya kerja dan gaya penyutradaraan juga menjadi nilai tambah yang membuat mereka dipercaya dalam proyek internasional. Joe Taslim kembali menunjukkan karisma dan ke...