Skip to main content

Review : SWORD AT ONLINE : The Ordinal Scale

SWORD ART ONLINE
Directed : Tomohito Iko

Production : Aniplex , A-1 Pictures 
Genre : Anime 

Diangkat dari novel karya Reki Kawahara lalu di adaptasi menjadi anime series sukses saat pertama kali ditayangkan di Jepang 2013 lalu , kemudian berlanjut season berikutnya dan inilah yang pertama kali dalam layar lebar  Sword Art Online The Movie : Ordinal Scale resmi rilis 18 Februari 2017 di Jepang dan mendapatkan respon positif dari pengemarnya, 300 ribu penonton di hari pertama memecahkan box office dan sampai saat ini memperoleh pendapatan lebih dari 1 Milyar Yen . 5 negara asia telah berpartisipasi termasuk Indonesia mengadakan special screening di CGV Grand Indonesia dalam tempo 20 menit terjual habis dengan HTM Rp.450,000 ( Audi Gold Class ) dan regular Rp, 125,000 & Rp. 150,000 sudah termasuk Official Limited Merchandise , dan untuk ke dua kalinya di Starium CGV juga sold out.


Sebuah permainan baru muncul dengan nama Ordinal Scale (OS) setelah season 2 berakhir, dimana permainan tersebut sangat terkenal sehingga Kirito , Asuna dan teman-temanya ikut dalam permainan tersebut , ketika mereka lebih dalam terlibat maka permainan tersebut sangat berbeda karena pengunaan AR yang membuat otak pemain menjadi terhapus , dalam tingkatan tertentu hadirnya monster diluar level menjadikan mereka selalu kalah, hal inilah yang membuat Kirito dan Asuna melacak keberadaan server OS. Apa yang mereka perbuat tercium oleh pencipta game tersebut Profesor Dr. Shigemura.  Penemuan Kirito dan teman-temannya bahwa ada sesuatu yang salah dalam permainan Sword Art Online tak hanya dapat mengalahkan monster ternyata Profesor Dr Shigemura ingin menghidupkan anaknya kembali dari kematian.

Sword Art Online ( SAO ) dengan durasi cukup panjang hampir 2 jam, tapi para pengemar anime ini tetap dimanjakan dengan visual grafis sangat baik sekali. Setiap aksi dari para pemain sangat memukau, ketegangan demi ketegangan tercipta sampai akhir cerita bahkan di akhir cerita mengisahkan twist untuk sequel berikutnya disambut Sorak sorai penonton saat special screening beberapa waktu lalu. Tidak hanya muluk ketegangan namun drama romance Kitiro dan Asuna menjadi bagian yang tak terpisahkan .

Sword Art Online tayang tanggal 22 Maret 2017 hanya di Jaringan CGV, CinemaxxTheater dan PlatinumCineplex.
Overall : 8/10




Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...