Skip to main content

Review :GHOST IN THE SHELL


GHOST IN THE SHELL
Directed : Rupert Sanders 
Starring : Scarlet Johannson, Pilou Asbek, Juliette Binoche, Chin Han ,Takeshi Kitano, Michael Pitt 
Production : Paramount Pictures, DreamWorks, Reliance Entertaiment.
Runtime : 106 Minutes


Major Mira Killian berada dbawah naungan section 9 Hanka Robotics bertanggung jawab langsung Aramaki ( Takeshi Kitano ), saat mengetahui ada serangan teroris di salah satu gedung  maka Major mencari dalang teroris dibalik semua itu. Setelah mendapatkan petunjuk dari robot Geisha dengan Deep dive, Mira bersama teamnya Batou ( Pilou Asbek ) dan Ishikawa ( Lazarus Ratuere ) mencari peretas jaringan data robot milik Hanka dapat menembus Maiframe sehingga semua data bisa pindai oleh teroris untuk menghancurkan Hanka itu sendiri. Saat berada di Deep dive membuat Mira merasakan ada sesuatu yang sangat menganggu memorinya, matanya tertuju pada sebuah gambaran rumah dimana Kuze ( Michael Pitt ) berada. Saat Mira berusaha menghancurkan Kuze justru malah terbalik apa yang dia lakukan bisa merusak Ghost ( Jiwanya )  pernyataan Kuze membuat Mira mencari kebenarannya apakah dia seperti memorinya selamat dari aksi teroris dalam sebuah kapal atau sesuatu yang selama ini disembunyikan oleh Hanka itu sendiri demi kelangsungan hidup Mira. Saat Dr Ouelete ( Juilette Binoche ) diburu oleh teroris maka Mira secepat mencegah pembunuhan tersebut, karena lewat Dr Ouelete inilah Mira asal usulnya dan siapa dia sebenarnya. Cutter ( Peter Ferdinando ) Pemimpin Hanka Robotics merasakan apa yang dikerjakan oleh Mira mengarah pada dirinya, maka dia memerintahkan menghancurkan Mira tapi semuanya dihalangi oleh Aramaki.



Adaptasi dari Manga karya Massamune Shirow  sudah pernah dirilis tahun 1995, baru kali ini dalam bentuk Live Action 3D besutan Rupert Sanders (Snow White and The Huntsman) mampu menampilkan kisah yang sangat seru, Visual Effect 3D pun sangat memanjakan mata penonton terlepas kontroversi pemilihan artis kulit putih sebagai Major Motoko Kusanagi, artis Amerika Serikat lahir di New York-Scarlett Johanson (32 tahun ) dengan isu Whitewashing, nampaknya semua itu apa yang dilakukannya bisa meredakan kegelisahan pengemar versi manganya Ghost In The Shell (GITS), karakternya disini ganti sebagai Major Mira Killian, ada perubahan kostum dalam animenya terlalu vulgar bahkan terlihat bugil, maka bentuknya Cyborg dan kostum yang dikenakan menyerupai kulit sintetis terlihat lebih seksi tanpa ada penutup mata. Aksinya sangat baik sekali, jadi jangan dilewatkan begitu saja film Ghost In The Shell yang sudah tayang tanggal 29 Maret 2017 serentak di Bioskop seluruh Indonesia .

Overall : 7.5/10
















Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re