Skip to main content

Review : INTERCHANGE 2017


INTERCHANGE
Directed : Dain Iskandar Said 
Starring: Nicholas Saputra, Prisia Nasution, Shaheizy Sam, Iedil Putra
Production : Apparat Production, Cinesurya Pictures
Runtime : 102 Minute


Diceritakan ada kasus pembunuhan yang belum terpecahkan selama beberapa bulan, masih teka teki karena korban mengalami kematian yang tak wajar, bagi juru foto Forensik kepolisian Metropolis Adam ( Iedil Putra ) setiap kali melihat foto tersebut  sanggat menganggu pikirannya Adam merasa ada sesuatu yang menganggu pikiranya. Detektif Man ( Shaheizy Sam) meminta bantuannya kembali melacak klise kaca foto lama yang terpecah.  Kegiatan Adam memfoto tetangga dekat apartemen, bidikan tertuju oleh wanita muda diketahui bernama Iva ( Prisia Nasution ) wanita yang berasal dari Kalimantanpertemuan membuat Adam menyukai Iva apalagi Iva mencari artefak foto klise kaca yang berujung pada sebuah buku kuno tentang budaya Dayak di Borneo ( Kalimantan ). Penelusuran Detektif Man berlanjut ketika ada korban dengan motif sama terjadi beberapa saat, semuanya mengarah kepada salah satu toko antik dan seorang fotografer, namun Detektif Man dan Adam masih curiga keterlibatan Iva dalam pembunuhan terjadi karena adam tak sengaja melihat foto Iva pada sebuah buku yang ratusan tahun lalu, ditambah munculnya Belian ( Nicholas Saputra ) sosok misterius memakai jaket yang sering dijumpai oleh Adam, apakah Iva reikarnasi dari salah satu suku Dayak tersebut ? atau memang cenayang/dukun dari suku dayak ?, hampir semua korban berasal dari foto-foto tersebut. 




Interchange merupakan supranatural thriller yang telah masuk seleksi dibeberapa festival film seperti Locarno Film Festival, dan Toronto Internationall Film Festival dan peredaran international ditangani oleh Reel Suspect dan XYZ Film. Benang merah dalam film ini adalah budaya suku Dayak di Kalimantan dan perbatasan Serawak , ada kejadian nyata tahun 1913 saat penjelajah Norwegia Carl Lumholtz mengambil foto wanita sedang membersihkan diri dari "efek jahat" , menurut kepercayaan mereka foto sama aja mengambil arwah /roh mereka untuk pindah ke alam laen, maka tak heran unsur magisnya ini terasa, budaya suku dayak memang sangat terkenal di Dunia maupuan Indonesia sendiri, sebuah langkah yang baik bagi Sutradara D.I Said mengangkat isu ini. Saya baru dua kali menonton di Bioskop film garapan Malaysia yang bekerjasama dengan Indonesia, sebelumnya saya sempat kecewa lantaran embel-embel kerjasama internasional pengarapan asal jadi.Kali ini saya liat berbeda, sebuah garapan yang bagus dan kisahnya pun layak tertuang dalam layar lebar, sebuah budaya yang jarang kita ketahui mungkin baru mengetahui budaya tersebut. Harapan saya film ini bisa diterima dengan sangat baik di Indonesia tutur Dain Iskandar Said saat Premiere di Jakarta beberapa waktu lalu.

INTERCHANGE tayang hanya di Jaringan CGV, CinemaxxTheater dan Platinum Tanggal 2 Maret 2017.

Overall : 7.5/10




Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re