Skip to main content

Review : KONG SKULL ISLAND


KONG : SKULL ISLAND
Directed :  Jordan Vogt Roberts
Starring: John Goodman, Tom Hiddleston, Brie Larson, Samuel L. Jackson 
Production : Warner Bros Picture & Legendary Entertaiment
Runtime : 118 Minute 


Setelah 28 tahun berlalu saat perang Vietnam, foto satelit menunjukan sebuah pulau yang belum pernah terjamah oleh manusia hingga Tim Expedisi LANDSAT dibawah pimpinan Bill Randa ( John Goodman ) sebenarnya ekspedisi tersebut dilarang karena bujet yang terlalu besar serta resiko yang sangat berat namun atas desakan salah satu senator semuanya berjalan lancar, dan untuk tentara yang menjaga team ekspedisi dipercaakan oleh Captain Packard (Samuel L. Jakson) di bantu salah satu pelacak terhebat James (Tom Hiddleston), Setelah melawati badai besar maka team masuk ke hutan seperti foto tersebut namun tak lama mereka melempar bom seismitik memunculkan keberadaan Kong sehingga marah besar satu persatu helicopter dihancurkan akhirnya mereka tercerai berai, hanya beberapa yang selamat. Mengetahui kondisi team sanggat parah James memutuskan untuk kembali tidak meneruskan ekspedisi tersebut tapi dilawan oleh Packard karena dia kecewa akibat ulang Kong yang telah banyak membunuh pasukannya, dia ingin mencari salah satu prajuritnya yang terhilang. Kisahnya tak berhenti disini, ketika menemukan lokasi tak sengaja salah satu prajurit PD ke 2 ditemukan oleh suku primitif pemuja Kong karena dia telah menyelamatkan seluruh desa akibat serangan Beast Tengkorak Merayap, keluarga KONG terbunuh semua hanya Kong sendiri yang masih hidup dan memburu beast tersebut. Perjalanan team diteruskan, banyak kejadian tak terelakan jadi bisa dapat dibayangkan jika anda melawati daerah yang belum terjamah oleh manusia sedikitpun, kita tak tahu musuh yang dihadapi. Ketakutan demi ketakutan akan memasuki pikiran anda,lenggah sedikit kita menjadi mangsa binatang buas.



Kong mempunyai kelebihan yaitu melindungi suku primitif, Kong bukan hanya buas tapi penuh perhatian layaknya seorang ayah terhadap keluarganya sendiri, selalu melindungi dari serangan bahaya tak peduli dirinya dikorbankan demi keluarganya sendiri.Sisi melindungi terlihat saat salah satu team Weaver (Brie Larson) mengabadikan foto Kong dan saat Weaver berusaha menyelamatkan teman-temannya justru ditolong oleh Kong, Bukankah adegan ini mirip film KingKong arahan Peter Jackson beberapa tahun lalu. KONG:SKULL ISLAND  arahan Jordan Vogt Roberts memberikan sentuhan cinta terhadap manusia yang memujanya bukan ingin menghancurkan,Sineas yang terkenal dalam film King of Summer (2015-Drama) justru berbalik total menyutradarai film fiksi KONG : Skull Island 2017, banyak yang mencibir akan keberhasilannya belum mampu menampilkan se-realnya sosok KONG yang sesungguhnya tapi semuanya itu disapu bersih anggap negatif yang muncul selama ini, dan anda sebagai penonton bisa menyaksikan sendiri perubahan yang pernah dikerjakan oleh Peter Jackson dengan tampilan CGI futurristik kota. Justru sekarang hutan menjadikan daya tarik sendiri dalam film ini , lokasi Thailand dan Honolulu-Hawaii dijadikan pusat cerita KONG berada dan memang visual cinematography ditambah CGI yang sangat bagus menjadikan film ini layak ditonton apalagi menonton dilayar ukuran besar seperti IMAX/STARIUM/ULTRA XD tampilam 3D akan menambah sensasi yang luar biasa. Nikmati KONG : SKULL ISLAND tayang hari ini serentak dan jangan keluar ada selipan scene untuk sequel berikutnya di credit title, buat saya Kong : Skull Island adalah Monsteruniverse untuk kisah selanjutnya.

Overall  : 8/10



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…