Skip to main content

Review : Musik Untuk CInta


MUSIK UNTUK CINTA 
Distributor: PT Prima Bina Media
Produser: Abdullah Dudung Yuliarso (Alm)
Director: Enison Sinaro
Penulis: Kadjat Adrai
Aktor/ Aktris: Arumi Bachsin, Didi Petet, Ian Kasela, Niniek L. Karim, Ferry Ardiansyah, Soimah,“Aa Jimi, 



Kecantikan Dewi ( Arumi Bachsin ) gadis keraton keturunan ningrat Kesultanan Cirebon membuat 3 pemuda ingin sekali meminangnya, Ajis ( Ferry Ardiansyah ) - Ustad Kondang  Aa Jimmy sebagai istri termasuk si Cecep ( Ian Kasela ) pemuda lugu dari desa mencoba mengenal Dewi lebih dekat, berbekal cinta sejati Cecep mencoba bertemu Dewi namun kandas lantaran Cecep tidak punya penghasilan tetap, Akhirnya Cecep mengadu nasib ke daerah lain bekerja di sebuah perusahaan rekaman milik teman kampungnya,  karena kecakapan Cecep bekerja tak lama mengangkat dia menjadi Manager. Perjuangan cecep belum selesai tak kala pulang ke desa membawa hadiah untuk Dewi tetap tidak diterima oleh keluarga Dewi . Ajis merasa tersaingi mencoba menjegal Cecep untuk tak lagi datang menemui Dewi. Sebuah foto bukti cecep dengan wanita lain membuat Dewi kecewa berat dan menerima lamaran Ajis untuk langkah selanjutnya. Cecep merasa dipermainkan oleh Dewi dan Ajis . Kehidupan Cecep menjadi kacau hingga dia dipecat dari pekerjaannya dan mengangur , karena cinta Cecep terhadap Dewi maka dia berusaha kembali meraih cinta Dewi .


Jallinan cinta si kaya dan si miskin masih tetap relevan dalam masyarakat kita, apalagi budaya masih menganut hal-hal seperti ini, cinta dikalahkan materi yang besar. Gabungan budaya modern dan budaya kolot juga mewarnai film ini , sebuah sajian drama romans komedi yang mengundang banyak tawa . FIlm yang seharusnya tayang tahun 2011 tapi ada kendala hingga tahun 2017 beredar. MUSIK UNTUK CINTA  bertaburan aktor top termasuk Alm Didi Petet, FIlm yang sangat simpel dan berisi lagu yang sempat ngetop pada zamanya. Cinta tak bisa dipadamkan oleh materi, adat yang kuno tapi cinta dapat di satukan dengan ketulusan dan kejujuran dua sejoli dalam mengarungi hidup. Bagi yang ingin hiburan semata film ini bisa menjadi acuan tontonan di minggu-mingu ini, sudah tayang mulai tanggal 8 Maret 2017 di beberapa Bioskop Indonesia



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re