Skip to main content

Review : POWER RANGERS THE MOVIE


POWER RANGER THE MOVIE 2017
Directed : Dean Israelite
Actor : Dacree Montogomery, Ludi Lin, Naomi Scott, Becky J , RJ Cyler 
Production : Saban Capital Group and Lionsgate
Runtime : 2h4m

Reboot dari film terkenal tahun 90an Power Ranger : Mighty Morphin merupakan puncak ketenaran para ke lima superhero remaja, tahun ini mereka hadir kembali dengan jajaran cast yang baru tapi tetap sesuai film pertamanya. Tak heran antusias pencinta Power Ranger menunggu filmnya tayang di Bioskop, tidak hanya perbedaan teknologi, penekanan setiap karakter menjadi bagian hal yang menarik untuk disaksikan  Power Ranget The Movie mendapatkan rating yang cukup baik. Sutradara yang dipercayakan memang belum banyak membuat film layar lebar yang dikenal oleh pencinta film. Dengan durasi panjang semoga penonton tak bosan dalam gedung bioskop.


Berkisah lima remaja nakal tak sengaja menemukan koin yang berasal dari reruntuhan akibat bom dynamite buatan Billy ( Rj Cyler ), remaja autis yang tak sengaja membuat bom pada kotak makanannya. Mereka ini bertemu di sebuah bukit, atas dasar pemikiran Billy maka Jason Scott ( Dacree Montogomery ) ikut serta. Termasuk Kimberly ( Naomi Scott ), Zack ( Ludi Lin )  dan Trini ( Becky J ) . Mereka berlima masuk kesebuah pesawat ruang angkasa yang berada didasar sungai, lantaran koin berwarna itulah yang membuat mereka bertemu Zordon ( Bryan Cranston ) Mentor para Rangers dari Planet yang berusia ratusan juta tahun lalu. Pertemuan dengan Zorda dibawah arahan Alpha 5 ( Robot Android / Bill Hader ) mengajak para ranger untuk berlatih melawan para Putties ( monster batu ) dan Giant Golden Monster Goldar serta Rita Repulsa ( Elisabeth Banks ) Ranger Hijau yang membelot merebut Cyrstal Zeo.


Ada tahapan yang harus mereka kerjakan disamping kehidupan mereka kuliah. Latihan demi latihan membuat mereka makin kuat tapi rasa percaya diri yang kurang dan persahabatan yang masih saling curiga , kenapa ke lima rangers ini mudah dikalahkan. Kelemahan inilah menjadikan sasaran bagi para rangers, Rita dengan mudah membujukan Trini (Rangers Kuning) untuk menyerah. Merasa bersalah Trini mengajak para rangers yang lain untuk mengalahkan Rita namun mereka kembali kalah karena belum sehati sebagai Rangers. Keberadaan Cyrstal Zeo diketahui lama oleh Billy (Rangers Biru) terletak dibawah toko donat terkenal di Angel Grove, Maka dengan segala kekuatan yang ada hasil dari persahabatan saling membutuhkan itulah saatnya Power Rangers mendapatkan Zirah ( Baju Para Rangers ) saatnya bersatu melawan Rita Rapulsa.



Pendekataan karakter awal para rangers memang sedikit membosankan bagi penonton setia Power Rangers, namun bagi yang belum mengenal Power Ranger film ini adalah langkah awal menuju sequel berikutnya. Inilah yang diterapkan oleh sutradara Dean Israelite pada debutnya film bergenre sci-fic superhero pertama kali, saya ingin terlihat lucu dan ceria dibandingkan film Project Almanac, Power Ranger  based like teen movie more attraction funny in the real world with the real character. Bahkan ada yang mencuri perhatian penonton termasuk saya Rangers Pink/ Kimberly Hart  – Naomi Scott  menjadi stalker untuk film remaja lain, Rata-rata yang bermain di Power Rangers bukan pemain kaliber besar , mereka terjun dalam dunia pertelevisian lebih banyak dibandingan film layar lebar. Nama karakterpun disamakan dengan original movie tahun 1995 sehingga penonton setia tidak melupakan begitu saja. Theme songnya pun muncul saat aksi para ranger…Go…Go.. Power Rangers …

POWER RANGER THE MOVIE menjadi acuan tontonan bagi keluarga, dan sudah tayang tanggal 22 Maret 2017 hanya di Jaringan 21cineplex  , so moviegoers jangan lewatkan kesempatan ini.

Overall : 7.5/10







Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…