Skip to main content

Review : SPLIT

SPLIT
Directed : M. Night Shyamalan
Starring : James Mc Avoy , Haley Lu Richardson, Jessica Sula , Anya Taylor Joy,
Betty Buckley
Production : BlumHouse Production, Blending Edge Pictures
Distribution : Universal Pictures
Duration : 117 Minutes

Mencoba tidak menonton trailernya, membuat saya malah penasaran apalagi banyak teman-teman yang sempat upload film terbaru M. Night Shyamalan ini. Sampai disini saya juga baca tidak lengkap hanya sekilas saja bahwa filmnya sendiri masih mengusung genre Horor namun setelah saya menonton filmnya justru berbeda lebih ke genre Psikologi Thriller, dan memang ini sebuah karya yang ditunggu-tunggu oleh pengemarnya, sejak beberapa tahun ini kurang dinikmati. Sempat brosing bahwa ada kisah tentang penyakit kepribadian ganda Dissociative Identity Disorder (DID) dalam bentuk novel tahun 1981 - The Mind of Billy Miliggan ( Daniel Keyes )  diterbitkan oleh Random House,sebuah kisah nyata 24 kepribadian dalam 1 tubuh laki-lak , nah SPLIT mirip seperti kisah dalam novel ini.

 
Anda bisa bayangkan jika seseorang punya 24 DID ini, apakah yang anda lakukan jika anda bersama orang tersebut. Dalam tempo itungan menit dia bisa saja berubah menjadi Wanita atau Pria dengan segudang karakter . Yang menjadi perbedaan SPLIT adalah kisah penculikan 3 gadis setelah mereka merayakan ulang tahun di sebuat Restoran, sebut saja mereka Claire ( Haley Lu Richardson ) , Marcia ( Jessica Sula ) dan Casey ( Anya Taylor Joy  ). Mereka disekap dalam sebuah ruangan dimana ketakutan muncul saat Marcia diambil secara paksa oleh Billy ( James Mc Avoy ) pribadi yang rapi, tegas dalam bicara. Ketakutan makin menjadi-jadi atas tindakan Billy. Casey mempunyai cara yang berbeda dalam mengenal seseorang, dilain pihak Claire mencari cara bagaimana mereka  berusaha keluar namun usaha tersebut gagal saat Patricia ( James Mc Avoy ) muncul dengan gaya khas seorang wanita . Ketika Barry ( James Mc Avoy ) datang konsultasi dengan psikologi Dr . Karen Fletcher ( Betty Buckley ) dia berubah menjadi perancang busana, selalu berbicara tidak ada masalah sama sekali. Melihat kondisi seperti ini Dr Karen mengangap Barry menyembunyikan karakter lain Dennis atau Kevin. Perubahan ini ditandai saat mereka berada dalam "Cahaya",Sampai suatu saat muncul Hedwig (James Mc Avoy ) karakter pria Childish, banyak bicara berpakaian ala kadarnya , hal ini dimaanfaatkan sebaik-baiknya oleh Casey, diajak berkomunikasi membuat Hedwig merasa senang dan berani menunjukan salah satu kamarnya. Tanpa berpikir panjang ini kesempatan Casey untuk melarikan diri mencari pertolongan sehingga mereka dapat diselamatkan segera.
 
 
 
Kisah flashback Casey memberikan penonton berpikir lain film ini menuju kearah mana sehingga sangat susah untuk menebak akhir dalam setiap adegannya, apalagi  mereka beberapa kali gagal meloloskan diri. Banyak twist yang membuat kita berpikir selama durasi 117 menit ini , tak ada jeda sama sekali, karakter yang muncul begitu rupa serta alur cerita yang padat terkesan lambat namun pasti. Drama Psikologi Thriller arahan sutradara M. Night Shyamalan menurut saya sangat bagus setelah Visit ( 2015 ) dengan tetap mengunakan pemain yang tidak terkenal untuk memudahkan mereka berkarakter seperti yang dia inginkan.
 
SPLIT sempat menjadi kontroversi oleh pihak kesehatan Australia karena dianggap melenceng dari cara pengobatan DID tersebut, bahkan beberapa kalangan dokter yang menangani kasus ini memboikot film tersebut karena membuat DID terpisah dari orang normal dan DID berkonotasi negatif, hingga sekarang mereka tetap melancarkan boikot tersebut ( Split- WIkipedia ) .
 
Buat saya sutradara M. Night Shyamalan kembali bangkit dari film-film sebelumnya pernah sukses seperti The Six Sense , Unbreakable , Signs dan The Village.  Untuk penampilan James Mc Avoy tidak diragukan lagi, dengan Budjet US$ 9 Million tak besar dengan konsep beberapa ruangan tapi membuat Film SPLIT dari awal hingga akhir tegang,seru dan pasti di endingnya memberikan twist tersendiri. Pengemar Drama Psikologi wajib nonton .

SPLIT tayang reguler tanggal 15 Februari 2017 di seluruh bioskop Indonesia, Tayang MidnightShow  Tanggal 4 Februari 2017 .

Overall : 8.5/10 


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re