Skip to main content

Review : BUKAAN 8

Review : BUKA’AN 8
Directed : Angga Dwimas Sasongko
Starring : Chicco Jericho, Lala Karmila, Sarah Sechan, Tyo Pakusadewo
Production : Kaningga Pictures, Visinema Production & Chanex Ridhall Pictures

Setelah sukses dua film sebelumnya menyabet Piala FFI 2014 Cahaya Dari Timur , Beta Maluku, dan film Filosopi Kopi sempat bertenger di jajaran Box office 2015. Kali ini sineas Angga Dwimas Sasongko dengan production yang sama Visinema Production  membuat film bertema drama komedi situasi, dimana hampir semua para keluarga muda pernah menggalaminya. idenya muncul saat anak pertamanya lahir ditemani Chicco Jericho, nah sebuah kesempatan yang baik jika dibuat dalam bentuk layar lebar.



Berkisah tentang Alan ( Chicco Jericho ) pria dengan penghasilan tidak jelas melalui sosmed twitter dimana dia mempunyai 48 ribu followers, pria yang berdedikasi tinggi dengan kebenaran, tak mau berkompromi sama siapapun,  Istrinya  Mia ( Lala Karmila ) saat mau melahirkan diantar ke sebuah Rumah Sakit terdekat, sebagai pria yang bertanggung jawab yakin dia memberikan yang terbaik bagi istrinya proses melahirkan di ruangan VVIP, namun setelah proses pendaftaran dana yang dibutuhkan kurang banyak, Alan membawa brosur diskon tapi pihak rumah sakit mengatakan diskon tersebut tidak berlaku lagi. Lantaran kesal dengan sikap rumah sakit, tanpa sepengetahuan istirnya Alan terpaksa mengadaikan mobil dan laptopnya pada rentenir. Dan uang yang dikumpulan masih kurang. Alan tak habis berpikir saat melihat-lihat kondisi rumah sakit ada ruangan yang baru dan masih banyak yang kosong, inilah kesempatan Alan untuk bernego dengan pihak Rumah Sakit. Dan hasilnya, Rumah sakit menyangupi untuk pindah kamar. Bagi Mia, dia merasakan ada sesuatu yang disembunyikan oleh Alan, pasti masalah keuangan hingga pada suatu ketika debt collector datang mencari Alan membuat rumah sakit tersebut terlihat kacau akibat ulah Alan, belum lagi hubungan dengan mertuanya tak berjalan mulus.


Inilah yang dihadapi oleh pasangan muda saat istri mau melahirkan banyak peristiwa membuat panik,depresi bahkan kacau jika tidak ditanggani sejak dini. Dan semuanya tergambar dengan jelas dalam film Buka’an 8 , tidak sekedar komedi namun ada pesan moral yang diberikan tidak hanya membuat kita tertawa tapi juga membuat kita mikir tutur Produser Eksekutif Kanigga Pictures Willawati.

BUKA’AN 8 hadir di seluruh bioskop Indonesia tanggal 23 Februari 2017

Overall : 7.5/10


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re