Skip to main content

Review : The Lego Batman Movie


The Lego Batman Movie 
Directed : Chris McKay
Voice Actor : Ralph Fiennes,Rosario Dawson,Will Arnet, Zack Galifianakis, Michael Cera
Production : Warner Animation Group, Lego System A/S, Vertigo Entertaiment, Animal Logic .
Distribution : Warner Bros Picture
Runtime : 104 Minutes

Setelah The Lego Movie booming tahun 2014, maka pihak production Warner Bros membuat cerita tentang superhero dimana Batman menjadi tokoh sentral film berikutnya, dan hal tersebut terwujud di film The Lego Batman Movie. Anda bisa bayangkan film Trilogy Batman dengan tone serta cerita yang cukup kelam dibuat menarik,lucu dengan nuansa penuh warna bagi penonton anak-anak, pesan moral yang disampaikan ke penontonpun buat saya sangat berhasil di film ini .





Ketika Barbara Gordon (Rosario Dawson) mengantikan ayahnya James Gordon sebagai komisaris , Jokers (Zack Galifianakis) membuat ulah mempersatukan semua musuh-musuh batman menjadi pasukannya ingin mengancurkan Gotham City dan ingin menguasainya . Batman selalu melakukan sendiri tak ingin ada team lain. Pelayan setia Alfred (Ralph Fiennes) memberikan penjelasan yang sama ketika Bruce Wayne (Will Arnet) kembali ke markasnya. Sejak kedatangan Dick (Michael Cera) Alfred yakin Bruce Wayne tak salah mengadopsi Dick. Sudah saatnya Bruce Wayne memikirkan keluarga dan bayangan akan kematian orangtuanya tak lagi menggantuinya . Bruce Wayne tetap saja egois tak ingin berkeluarga dan tak ingin ada team yang membantu dia menumpas kejahatan. Kekecewaan juga dialami Joker,saat berada di penjara Zona Bayangan dengan adanya Batman yang selalu mengincar Joker menjadi musuhnya membuat hal ini menjadi obsesi Batman, tapi Batman menolak perihal it , Joker benar-benar kecewa dengan Batman padahal tanpa Joker dia tidak bisa berbuat apa-apa di Gotham City. Maka usaha Joker adalah mencari musuh yang paling hebat dan tak terkalahkan bergabung bersama dia menghancurkan Gotham City sekali lagi .



Setiap Superhero selalu ada kelemahan tapi ditutupi oleh kehebatannya namun semua itu harus dirubah, dan hal ini berlaku bagi Batman tidak egois lagi tapi membutuuhkan team yang benar-benar bisa diandalkan. Kehadiran Dick, Barbara dan Alfred menjadi bagian satu team dengan Batman. Film ini bertaburan villain yang cukup banyak menjadikan filmnya sangat menghibur sekali sebagaimana musuh buyutan Batman adalah Jokers, disini justru tidak hanya Joker tapi musuh-musuh yang tak pernah ada di semua film Batman bermunculan sebut saja  Sauron , Kingkong, dan Voldermot.

Dengan jajaran sutradara, penulis naskah serta team yang sama di film sebelumnya tak heran jika film ini menjadi film favorit superhero anak-anak dan bisa menjadi film favorit juga bagi pecinta permainan Lego. Jangan lewatkan The Lego Batman Movie tayang di Indonesia tanggal 10 Februari 2017 di seluruh bioskop Indonesia.

Overall : 8.5/10 


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re