Skip to main content

REVIEW : DILARANG MENYANYI DIKAMAR MANDI

DILARANG MENYANYI DIKAMAR MANDI
Sutradara : John De Rantau
Produksi : HIMAYA STUDIO
Durasi : 1 jam 30 menit
Diangkat dari sebuah cerpen milik Seno Gumira Ajidarma yang terkenal dan ceritanya amat berkesan bagi masyarakat. Cerpen ini sempat mencuat karena kisahnya yang mewakili zamannya pada saat itu di era 90-an – berjudul sama dengan filmnya yang tayang bulan Juli 2019, DILARANG MENYANYI DIKAMAR MANDI yang pada jaman sekarang masih relevan terjadi dikota-kota besar dengan tingkat hunian saling berbeda terlihat jelas sikaya dan simiskin, apartemen dan rumah kumuh. Banyak hal yang terjadi khususnya mereka yang ditinggal di area kumuh dengan latar belakang social, budaya, pendidikan sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari, salah satunya muncul sosok wanita cantik yang rela tinggal di sana bersama-sama hingga memunculkan polemik para pria lajang dan para suami-suami, akhirnya menimbulkan kegaduhan wanita-wanita yang merasa tersaingi secara wajah, postur tubuh dan lebih lagi menjurus soal sexual appeal alias daya tarik seksual. Bagaimana tidak jika sosok wanita ini muncul dengan segala kelebihan membuat para lelaki selalu membayangkan berada dalam hubungan erostis bersama si wanita tersebut, inilah yang terjadi pada cerita film ini. Sophie (Elvira Devinamira) adalah gadis dari strata atas datang dengan misi untuk menyelesaikan tesisnya tentang masalah yang dihadapi oleh lapisan masyarakat menengah kebawah, dia sengaja ngekost di salah satu rumah ketua RT Pak Muchus (Mathias Muchus) pada jam tertentu dipagi hari hamper semua laki-laki datang hanya untuk mendengarkan sophie menyanyi dikamar mandi, misteri ini menjadikan para istri-istri merasa selama kehadiran Sophie tak pernah disentuh,dibelai bahkan urusan ranjangpun tak pernah lagi. Para pria lebih suka berada dalam sebuah fantasi bersama Sophie sehingga demopun ditujukan kepada Sophie untuk segera keluar dari kampung lapak, dan pak RT pun dibuat pusing dengan masalah yang sangat berat.


Fantasi dan daya tarik seksual wanita memang hal yang berkaitan pada diri pria-pria dimanapun, tak heran jika pria dengan mudahnya merasakan fantasi tersebut tapi seringkali yang terjadi berbeda dengan kenyataan, problema sosial juga terjadi ditengah masyarakat seperti diatas. Tidak hanya kelas menengah kebawah setiap orang punya asumsi yang berbeda dalam menyingkapi sebuah masalah, drama komedi satir ini hadir menjadi salah satu jawaban yang terjadi dilingkungan masyarakat kita, disajikan secara ringan, kocak, tanpa mengurui bahkan seringkali tidak ada jawaban semua persoalan karena suatu saat hilang sendirinya. Setiap pemain bermain sangat baik, Apa yang menjadi daya tarik dari film ini adalah tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara logika seringkali dibutuhkan kejelasan bagaimana sesuatu yang dianggap hanya fantasi,tabu justru dengan pendekatan sosial.
Dilarang Menyanyi dikamar Mandi didukung oleh artis-artis yang siap mengocok perut anda seperti Mathias Muchus, Yurike Prastika, Yan Widjaya, Inggrid Widjanarko, Anna Tarigan, Ricki Malau, Isdaryanto Boedi Oetomo, RA. Ade Puspa Djayanti, Iwan Gardiawan, Anne J.Cotto, Anisa Sheban, J. Sebastian dan masih banyak lagi. Sementara itu, sosok Sophie diperankan oleh mantan Putri Indonesia 2014, Elvira Devinamira. Meski masih banyak kekurangan dalam menterjemahkan dari cerpen ke layar lebar, sutradara John De Rantau tetap memberikan sentuhan ala film komedi satir dalam versi sehari, joke-joke ditawarkan begitu segar, ringan tanpa banyak unsur porno yang sudah melekat pada trailernya. Elvira Devinamira merasa bangga dipercaya memainkan karakter Sophie yang kuat dan berkelas. Apalagi debut kemunculannya didampingi oleh artis-artis senior lainnya. Film Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi akan ditayangkan secara serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 18 Juli 2019. Film ini masuk katagori 17tahun bahkan menurut saya film ini masuk komedi dewasa ada adegan yang akan membuat fantasi penonton pria-pria tentunya.
Overall : 6.8/10 
 









Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...