Skip to main content

Press Release : SI JUKI THE MOVIE = Harta Pulau Monyet


PRESS RELEASE : Si Juki the Movie – Harta Pulau Monyet
Studio Salihara - Jakarta 14 Juli 2019
Falcon Pictures 
Sukses dengan Si Juki The Movie 1 – Panitia Hari Akhir dengan 700 ribu penonton, kembali tahun 2020 akan hadir cerita yang lebih menarik dan lebih seru Si Juki The Movie : Harta Pulau Monyet, masih dengan treatment yang sama animasi 2D dengan penambahan teknologi dan cara yang seringkali dipakai dalam film animasi buatan luar negri. Dengan karkater cukup banyak pada sequelnya dan teknik terbaru, lebih bervariatif full digital dengan teknik Regging bagiamana visual set dikerjakan dan diterapkan pada si Juki The Movie-2   didukung 75 Animator belum lagi para illustrator background sejumlah 1500 orang diharapkan film Juki selesai tepat waktu pada tahun 2020. Faza Moenk mengatakan “ Kenapa harus the Movie bukan berasal dari cerita-cerita yang sudah ada, diinginkan para penonton yang tidak mengikuti alurnya akan mudah mengerti walaupun tak harus tahu terlebih dahalu latar belakang para karakter-karater yang ada “, sekarang proses recording, reading selama 3 mingguan juga masuk tahap Voice Acting sangat lancer, kita bikin cerita dunia si Juki lebih kompleks visualnya lebih mengena dapat diterima dengan semua kalangan. 
Produser Falcon Pictures Ibu Frederica mengungkapan hal yang sama mengenai film si Juki kali ini, Rasanya tidak mungkin tahun ini rilis, kami harus benar2 secara detil memperbaiki kekurangan yang ada pada Juki 1, proses lebih lama dalam satu tahun kedepan rasanya cukup tepat, untuk kontribusi Falcon Pictures tetap memberikan film animasi di Indonesia lebih banyak lagi. Kebangaan para actor senior seperti Jaja Miharja, Indro Warkop, Maya Wulan, Mandra bersanding dengan actor-aktor baru Andovi Da Lopez, Wizzy, Bryan Domani, Megan Domani dan para standup comedy Tretan Muslim, Hifdzi, Sadana Agung, Indra Jegel.  Walaupun banyak pertama kali mengisi suara pada film animasi rasanya ini hal baru dan punya kesan tersendiri. Saat press conference kali ini sudah banyak hal-hal yang lucu karena keakraban mereka terjalin sejak awal bertemu hingga menyelesaikan proyek film si Juki The Movie Harta Karun Monyet. Harus bersabar sampai tahun 2020 film ini akan segera rilis serentak diseluruh bioskop Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re