Skip to main content

REVIEW : STUBER


STUBER
Directed : Michael Dowse
Production : 20th Century Fox, Walt Disney Studios
Runtime : 105 Minutes 
Cerita unik antara driver online bertemu polisi memang menjadi bagian yang menarik karena beda tujuan tapi demi membela kebenaran terpaksa seorang driver Uber harus mengejar “setoran” demi kehidupan yang lebih baik, disaat keadaan genting justru Stu (Kumal Nanjiani) mendapatkan penumpang polisi dimana matanya tidak bisa melihat secara jelas tanpa bantuan orang lain. Terpaksalah Stu harus mengikuti kemauan si Detective Vic (Dave Bautista) dalam menuntaskan kejahatan narkoba yang telah menewaskan salah satu partnernya. Gembong narkoba bernama Tedjo (Iko Uwais) sudah dicari sejak lama karena sangat meresahkan anak muda yang masih sekolah. Film aksi komedi seperti dalam Taxi & Transporters, dimana adegan kebut-kebut di jalan raya menjadi cerita yang menarik, film komedi polisi yang bodoh dan supir polos tak ingin mencampuri urusan orang lain menjadi bagian yang tak dipisahkan hingga kita menonton harus menahan ke toilet, banyak adegan-adegan konyol yang terjadi. Michael Dowse telah mentuntaskan 4 film komedi yang rata-rata kurang dinikmati lantaran dari segi cerita tidak menarik disampaikan kepada penonton, STUBER merupakan bayaran kesalahan dalam film sebelumnya dengan bumbu banyak banyolan justru film ini enjoyable selama durasi 93 menit anda akan dibawa guyonan ala Kumal berdialek English India dan gaya Dave begitu macho namun membuat penonton juga bisa tertawa atau terharu sebagai seorang ayah dan polisi. Dua karakter berbeda justru menyatu dalam berakting apalagi plot yang ditampilkan juga sangat mengena penonton tidak berbelit-belit seolah-olah kejadian sehari-hari yang menimpa siapa saja. 

Secara tidak langsung film ini juga berisi iklan UBER yang sedang ngtrend disana berbeda di Indonesia, kehadiran transportasi online ini sudah dinyatakan tidak beroperasional lantaran masalah keuangan yang menimpa mereka padahal jika UBER masih ada, maka otomatis filmnya menjadi bagian dari sisi marketing yang sangat bagus, mungkin suatu saat ada produser film kita bekerja sama dengan salah satu perusahaan Transportasi Online yang membuat dalam versi Indonesia. Film bergenre drama action komedi memblend menjadi satu sajian kocak ibarat kita lagi serius menebak adegan berikutnya justru yang terjadi kekonyolan, karakter yang berbeda tapi tetap menyatu dalam satu scene, munculnya Iko Uwais membuktikan dirinya tampil prima dalam sinema Hollywood acting silat sudah menjadi bagian perfilmaan Hollywood hal ini mengangkat citra nama Indonesia di Hollywood makin dipandang, banyak kemajuan aktingnya setelah Beyond Skyline & 22 Mile, nama Iko sudah masuk ketenaran  bermain bersama actor luar negeri buat dia meniti langkah lebih maju sebagai actor Asia dimata Hollywood, walaupun tak ada yang istimewa dalam cerita STUBER namun ada hal yang menarik bahwa sebagai seorang pria dan menjadi ayah adalah hal yang bersamaan dalam karir tidak dapat dipisahkan.Film dengan lowbujet tidak semata-mata diremehkan oleh pecinta film justru tanpa berekspektasi tinggi melihat trailernya, anda pecinta film komedi wajib menonton STUBER mulai tayang tanggal 24 Juli 2019 di seluruh bioskop Indonesia, saksikan aksi film Iko Uwais terbaru besutan sutradara Hollywood.

Overall : 6.8/10

 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...