Skip to main content

Review : Golden Slumber ( Korea Movie )

GOLDEN SLUMBER
Directed :No Dong Seok
Starring :GANG Dong Won,Yoon Kse Yang,KIM Eui Sung,KIM Dae-myeung,HAN Hyo-joo,KIM Sung-kyun
Production : CJ Entertaiment
Runtime : 108 Minutes


Sebagai warga teladan atas  jasanya menolong seseorang dari usaha perampokan disebuah mall,sejak itu Gun Woo ( GANG Dong Won )  menjalani kehidupan seperi biasa bekerja sebagai kurir. Suatu saat tak sengaja bertemu salah satu temannya Moo Yeol (Yoon Kse Yang) namun pertemuan tersebut justru malah yang terakhir ketika ada sebuah kejadian peledakan mobil calon presiden Korea Selatan. Tak disangka paket berisi Bom di pegang oleh Gun woo, tak lama di rebut oleh Moo Yeol dan memberikan petunjuk untuk mencari siapakan dalang sebenarnya kasus ini. Tidak hanya diburu oleh Polisi setempat, dia juga diburu oleh partai yang mendalangi pembunuhan tersebut. Tak ada cara lain selain kabur dan mencari petunjuk hingga bertemu dengan seseorang  Mr Min ( KIM Eui Sung ) salah satu teman baik Moo Yeol. Untuk menjebak Gun Woo keluar dari persembunyian semua teman-teman yang dekat dengan dia di interogasi Dong-kyu (KIM Dae-myeung), Geum-chul (KIM Sung-kyun) termasuk mantan kekasihnya Sun-young (HAN Hyo-joo).Ketiga teman-temannya berusaha membebaskan Gun Woo atas tudukan pembunuhan tersebut segala cara mereka perjuangkan.
 
Gaya film Korea selalu menawarkan bumbu komedi disaat paling genting sekalipun, sehingga penonton tidak terlalu tegang dan Golden Slumber memberikan porsi yang cukup banyak banyolan selama 100 menit lebih. Jika anda menyukai film seperti FaceOFF dan Enemy of The State , Golden Slumber menawarakan cerita seperti itu dimana perpaduan kedua film menjadi satu. Keseruan terjadi begitu cepat, intensitas semakin menanjak hingga berakhirnya. Sehebatnya seorang jagoan selalu juga berkarakter lugu, begitu juga dengan Villain rata-rata bermain sangat baik sekali. Film ini berdasarkan judul lagu The Beatles - Golden Slumber, yang menjadi tema film ini. dan menjadi soundtrack selama film ini berlangsung. Mengapa mereka memakai nama tersebut dimana waktu SMA bermain Band, uniknya para pemain band tak tahu The Beatles  bergenre musik rock atau pop.

No Dong Seok menuturkan setiap orang yang menonton dapat memberikan inspirasi untuk selalu berhubungan dengan teman-teman lama mereka dan film ini sangat tepat ketika demokrasi sebuah bangsa sedang bergejolak, siapapun anda bisa menjadi target. Golden Slumber merupakan film ke empat  dia sebagai sutradara, hasil box office korea didapatkan cukup baik sekali sekitar US$ 10.2 Million setelah pemutaran selama dua minggu berturut, walaupun hasil yang masih jauh dari budjetnya, penayangan di Indonesia semoga mendapatkan sesuai perkiraan. Golden Slumber tayang mulai tanggal 9 Maret 2018 hanya di CGV dan CinemaxxTheater

Overall : 6.8/10


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

NAKEE 2 (2018) Directed : Pongpat Wachirabunjong Production : Act Art Generation , Falcon Pictures Runtime : 1 Jam 30 Menit Yang paling disuka dari cerita horror Thailand itu sinematography, tone color pastinya lokasi shooting selalu sesuai jalan cerita juga alurnya yang simple tidak neko-neko.   Setelah sukses dengan Serial tv   NAKEE 1 (2016) - di sutradarai oleh Thanya Wachirabunjong   dimana rating penonton serial ini begitu antusias maka tahun 2018 NAKEE 2 – di Sutradarai oleh Pongpat Wachirabunjong , keduanya adalah suami istri yang serius menekuni film horror Thailand.   Dibuatnya sequel ke dalam layar lebar berharap penonton masih antusias, ternyata hasil sangat mengembirakan bahwa tahun lalu film ini masuk Box Office dengan pencapaian nomer satu di Thailand , dikisahkan pada Nakee-1   seputar kisah puteri Naga yang jatuh cinta dengan manusia, dimana sosok garuda juga mencintai puteri tersebut, karena merasa dikhianati garuda harus berkelahi dengan naga sehing

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal