Skip to main content

Review : The Princess & The Matchmaker

The Princess & The Matchmaker
Directed : Hong Chang-Pyo
Starring : Lee Sung Gi, Shim Eun Kyung, Yeon Woo Jin , Cho Minho
Production : CJ Entertaiment 
Runtime : 110 Minutes

Siapa yang tak ingin terlahir menjadi putri seorang raja pastinya akan menduduki tahta kerajaan kelak saat Raja telah tiada namun apa yang terjadi jika si putri raja justru membawa sial bagi kerajaan dan bangsa sendiri. Bencana kemarau panjang mengakibatkan masalah yang besar bagi bangsanya, satu-satunya jalan hanya menikahkan putri dengan pria yang sesuai ramalan ahli astronomi kerajaan SEO Doyoon (LEE Sung Gi ), berdasarkan tanggal lahir dan unsur 4 penjuru bumi  Putri sial ini Songhwa (SHIM Eun Kyung ) menolak menikah dengan orang yang tak dikenal apalagi berdasarkan ramalan belaka,dia harus memutuskan kembali ke Kerajaan dengan keputusan finalnya. Songhwa diam-diam  keluar dari kerajaan menyamar sebagai pembantu kerajaan mencari kelima pria yang sudah lulus proses seleksi. Merubah tanggal lahir dan namanya sehingga orang lain tak mengenalnya. Berhubung Seo ditunjuk sebagai penentu calon pria bagi putri raja. Rasa curiga muncul ketika wanita mendekati rumah calon mempelai putri raja, disinilah timbul kejanggalan hingga berujung  SEO berusan dengan salah satu calon pria Inspektur polisi kerajaan YOON Sigyeung (YEON Woo Jin),dibawah tekanan  SEO harus membuat hasil yang menunjukan kecocokan, Yoon sendiri merubah tanggal lahirnya. Hal ini lah yang membuat semua rencana berantakan, dan Songhwa juga membuat masalah besar diantara calon mempelai pria.

Debut pertama sebagai sutradara Hong Chang-Pyo berhasil membuat cerita cinta yang masih relevan dengan keadaan sekarang, sebelunnya dia sebagai Assisten Sutradara telah berhasil membuat film drama dan aksi masuk box office korea. Inilah alasanya dia mencoba duduk sebagai sutradara film dengan alur cerita drama komedi ini dibuat secara ringan, banyak kelucuan akibat kepolosan Songhwa dan muncul peramal gadungan hanya mencari uang semata. Kisah makcomblang kebanyakan bukan mencari jodoh malahan jatuh cinta dengan "klien" sendiri, jika anda ingat film Hitch bagaimana dokter cinta terkenal justru menemukan cinta sejati dikala ada "klien" mencari pria sejati. Begitulah kira-kira inti ceita film ini. Mudah ditebak dan berjalan tanpa banyak rintangan yang berarti, walaupun dibumbui persengkokolan antara calon mempelai pria dengan orang dalam istana. Sebab akibat di jelaskan secara gamblang.  Film dengan durasi 110 menit disela-sela pertengahan agak sedikit boring, jika tak ada banyolan khas film korea dipastikan terasa datar. Munculnya bintang-bintang besar menjadi daya tarik pengemarnya di Indonesia menonton The Princess & The Matchmaker tidak sekedar wajah tampan mereka tapi melihat aktor pujaan berakting membuat berbinar-binar hati berbunga-bunga. Keberhasilan film ini ditunjukan saat opening day's menghasilkan angka yang luar biasa serta menduduki peringkat kedua Box Office di negaranya sendiri sebesar US$ 9.7 Million.
 
The Princess & The Matchmaker tayang mulai tanggal 21 Maret 2018, bagi pengemar fanatik  Choi-Min Ho (Shinee), Shim EunYung ,Kang Min-hyuk  wajib tonton di CGVCinemas, CinemaxxTheater, FlixCinema.
 
Overall : 6.8/10 
 
 
 


Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia