Skip to main content

Review : Please Stand By ( Personal )

Please Stand By 
Directing : Ben Lewin
Starring : Dakota Fanning , Toni Collete, Alice eve
Production : Magnolia Pictures
Runtime : 93 Minutes

Dakota Fanning (Wendy)  berperan sebagai gadis Asperger Syndrome tapi mempunyai kemampuan menulis dia sangat menyukai film StarTrek - Captain Spock idolanya sehingga dia mampu membuat  cerita yang berhubungan dengan StarTrek. Kehidupan rutinitas membuat Wendy ingin sekali menikmati kegiatan lain apalagi kakaknya datang untuk menghibur dia. Setiap kali Wendy menonton film kesayangannya di tv matanya tertuju pada sebuah iklan lomba membuat naskah yang akan menjadi episode 100 Star Trek, dengan hadiah begitu besar Wendy ingin ikut dan membuktikan bahwa ia mampu mandiri tanpa bantuan orang lain. Keinginannya begitu besar hingga dia harus pergi ke Los Angeles - Paramount Studio untuk menyerah skrip naskah tersebut dan berharap dia menang. Kepergian Wendy ke LA membuat sontak pembimbing dan kakaknya kuatir akan keberadaannya, kegigihannya justru mengalami banyak kendala hingga suatu saat ditemukan oleh kepolisian setempat berbicara bahasa Klingon, apa yang dia rasakan begitu menyenangkan dan merasa di terima,  mereka berjanji membantu Wendy menuju Paramount Studio menyerahkan naskah tersebut.



Tidak mudah berperan sebagai gadis Asperger Syndrome, sebuah penyakit dimana dia mengulang-ulang pola yang sama dan sangat rentan dengan kehidupan sosial. Film ini bukan untuk menjatuhkan mereka yang mengalami penyakit tersebut  namun justru melihat bahwa mereka mempunyai kemampuan khusus dibandingkan manusia normal, kemampuan bisa bermacam-macam dari menyanyi hingga sains (ilmu pengetahuan). Diharapkan peran orangtua terlibat lebih banyak waktu bersama dibandingkan berada di pusat terapi sehingga mereka dapat menjalani kehidupan sosial lainnya. Kemampuan Dakota sudah terlihat sejak tahun 2001 bermain dengan Sean Pean berjudul I AM SAM disitulah makin diasah aktingnya kemudian berperan sebagai anak kecil kembali dalam film Man Of Fire (2004) bersama Denzel Washington, dan puncaknya saat Sutradara Steven Spielberg mengajak bergabung di film War Of The Worlds (2005). Begitu cepat menangkap sebuah naskah dan dengan mudah dia berakting sungguh seorang aktris yang berbakat, banyak sekali film yang dia bintangi apa yang dikerjakan buat dia sama aja. Tak ada peran yang kecil semua menunjang karirnya, dia begitu enjoy sebagai artis tapi tidak lupa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi. 

Overall :  7/10




Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re