Skip to main content

Review : The Hurricane Heist

The Hurricane Heist
Directed : Rob Cohen 
Starring : Ryan Kwanten, Toby Kebbel, Maggie Grace, Ralph ineson
Production: Foresight Pictures
Runtime : 103 Minutes
 
Film ini bukanlah masterpiece sutradara Rob Cohen yang telah banyak membuat film penuh aksi, dimana kita pernah melihat sebelumnya. Ramuan Cohen dalam film ini setara film Twister plus aksi perampokan uang US$ 600 Milyard saar badai besar Tammy menerjang Departemen Keuangan di Alabama,. Aksi heroik kedua adik kakak membantu salah satu agen mengungkap pelaku kejahatan tersebut. Breeze (Ryan Kwanten ) dan Will (Toby Kebbel) pernah mengalami pengalaman yang sangat pahit sang ayah tiada ketika badai besar menerjang kotanya. Will sangat dihantu rasa bersalah  namun Breeze sudah tidak peduli dengan masa lalu. Kejadian penyerangan system oleh Hacker membuat kondisi makin kacau  di tambah perampokan oleh pihak orang dalam gedung yang ingin uang tersebut bukan dihancurkan tapi menjadi kesempatan yang terbaik dalam kehidupan mereka. Casey (Maggie Grace) ditugaskan menjaga kerahasian kode brankas yang menjadi sasaran utama para perampok. Orang yang selama ini dipercaya justru menjadi biang keladi perampokan , Perkins (Ralph Ineson ) pemimpin korup dimana pekerjaan sebentar lagi usai, tidak ada sesuatu yang simpan kecuali pekerjaannya. Aksi perampokan berhasil total jika Casey menyerahkan kode rahasia brangkas dengan imbalan melepaskan sandera dan sahabatnya. Apakah Casey berhasil mengagalkan perampokan tersebut ?

 

Dengan bujet yang cukup besar, film ini bergenre disaster movie memang tak lepas dari CGI dan VFX yang sangat mendukung tanpa kedua hal ini rasanya hambar. pergerakan Box Office masih jauh dari bujet dikarenakan jadwal penayangan berdekatan film blockbuster lainnya. Bahkan kritikus menilai sangat burut dalam penyajian cerita dan eksekusi yang terlalu klise. Bencana dapat diselesaikan dengan bantuan teknologi seperti kita melihat Geostrom, Armagedon, atau Deep Impact yang perlu kita angkat kepermukaan bukan badainya tetapi konflik manusia itu sendiri menjadi inti cerita. Disaat kejadian paling gentingpun masalah manusia yang perlu diselesaikan dahulu, mengingat bagaimana peran Will dan Breeze bersaudara yang saling menolong. 
 
Jadi apa yang dilihat dalam film ini adalah aksi yang cukup padat dalam durasi 103 menit, bukan sekedar kisah nyata kehidupan Will dan Breeze, tapi menyisihkan adegan disaat yang serius muncul hal yang konyol dan menyenangkan penuh hiburan dari awal hingga akhir. Jangan pusing dengan plot cerita semua berjalan seperti hantaman badai tammy menyerang Alabama.

The Huricane Heist tayang mulai tanggal 27 Maret 2018, diseluruh bioskop indonesia
Overall : 7/10
 
 

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …