Skip to main content

Review ; DEATH WISH

DEATH WISH
Directed : Eli Roth
Starring : Bruce Willis, Camelia Morrone Vincent D' Onofrio
Production : MGM Pictures , Annapurna Pictures
Runtime :107 Minutes

Remake film tahun 70an dengan judul yang sama Death Wish,waktu itu diperankan oleh Charles Bronson. Nah bagi orang tua kita sudah paham betul aksi Charles Bronson bagiamana namanya terkenal aksinya hinga dibuat sampai 5 seri dari tahun 1974 hingga tahun 1994 di sebuah film. Tahun 2018 Death Wish dibuat kembali dengan kisah yang mirip hanya nama karakter dirubah. Plot utamanya seorang Dokter Bedah tanpa mampu menyelematkan istrinya saat menjadi korban perampokan dan anaknya sendiri koma hingga berapa waktu. sebagai orang yang taat hukum dia berusaha menunggu investigasi Polisi namun di tengah situasi yang mendesak dia membunuh perampok. Kisahnya tersebar hingga dia menemukan perampok sebenarnya atas kematian istri dan anak perempuanya.


Bruce Willis ( Dr Kersey )  back on track, inilah yang dinantikan oleh pengemarnya karena sejak bermain saga DieHard, Expandabels belum ada lagi film yang sangat sesuai karakternya, berkarisma dan cocok mendapat julukan Bad Boy. Death Wish benar-benar mengibur, cerdas dalam segala aspek. Eli Roth mencoba menyelamatkan karir Bruce Willis yang mulai redup. Memang harus diakui minim action lebih banyak dramanya namun secara kualitas film ini sangat baik, apalagi ada bumbu komedi diselipan sepertinya penonton tidak "ngeh " kalau ini karya Eli Roth yang terbiasa dengan genre Slasher, Thriller dan Horor. Sebuah perpaduan antara Die Hard + Unbreakable menjadikan Death Wish menciptakan sequel berikutnya. Camila Morrone ( Jordan Kersey  ) aktris pendatang baru ini jebolan model Argentina dan ini merupakan debut pertamanya di layar lebar Amerika. Aktingnya sangat baik  sebagai anak Dr Kersey bisa dipastikan kedepannya selama dia mau ngasah kemampuannya saya yakin menjadi calon pendatang baru yang dicari sutradara lain. Banyak aktor-aktor lain yang akan bermain di Death Wish, keputusan MGM selalu pihak produsen sangatlah tepat karena Bruce Willis mempunyai karisma yang sangat unik. 

Bagiamana anda jika belum menonton versi originalnya ?, apakah saya mengeti jalan cerita versi remakenya  tentu saja selama durasi 107 Menit tak sia-sia menonton film ini dan saya sangat tidak setuju jika film terlalu jelek dimata kritikus luar negeri, justru Death Wish mengobati rasa kangen kita melihat Bruce Willis main dengan maksimal bahkan adegan menunjukan pembunuhan dengan pistol di Amerika Serikat meningkat tajam, kritikan ini ditujukan kepada pemerintah mengambil tegas penjualan senjata tajam dan pistol di masyarakat dibatasi segera. Tanggal Penayangan  Death Wish sempat mundur lantaran ketika sebuah kejadian penembakan di sebuah sekolah. Apakah Death Wish menjurus ke rasisme  saya yakin tidak hanya kebetulan menjadi penjahatnya dari Amerika Latin.
Death Wish tayang mulai tanggal 2 Maret 2018 di seluruh bioskop Indonesia 
Overall : 7/10



Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit