Skip to main content

Review : Spider- Man , Homecoming

SPIDER-MAN : HOMECOMING
Based on Marvel Comic Book by : Stan Lee & Steve Ditko
Directed : Jon Watts
Starring : Tom Holland, Marisa Tomei, Michael Keaton, 
Robert Downey Jr, Jon Favreau
Production : Marvels Studio & Sony Pictures 
Runtime : 133 Minutes

Pemain yang fresh, bergaya anak sekolahan menjadi ciri khas film Spider-Man, kehadiran si pemainpun ditawarkan untuk lebih menjiwai sebagai anak abg masa kini, dimana kisah percintaan, pencarian jatidiri,popularitas dan persahabatan menjadi bagian yang penting. Munculnya theme song Spiderman tahun 1960 menjadikan memory bernostalgia ya inilah film yang layak ditunggu, dan kostum Spider-Man bukan lagi peter parker  yang membuatnya tapi teknologi dari Tony Stark . 

Setelah New York dihantam oleh  Alien (Avangers )  maka dikisahkan bahwa ada seorang yang sudah bekerja namun karena suatu hal pekerjaannya di ambil alih oleh petinggi, kekecewaannya membuat dia berbuat sesuatu dengan hasil pekerjaan dari runtuhan gedung tersebut. alat yang dibuat justru untuk melakukan kejahatan. Dalam cerita lain, Peter Parker ( Tom Holland ) ingin lebih eksis lagi setelah kejadian dalam Avengers Civil War namun Tony Stark ( Robert Downey Jr  ) melarang karena membahayakan diri Peter Parker sendiri, apapun yang terjadi harus melapor kepada Happy ( Jon Favreau ) asisten Tony Stark. Peter bosan hanya melakukan pekerjaan yang ringan. hingga suatu saat melihat seseorang yang ingin merampok ATM, disinilah aksi pertama Peter Parker dan melihat senjata dengan kekuatan benda asing bisa membahayakan orang lain, hingga sebuah kejadian pada kapal fery, Pertolongan muncul sebuah robot Iron Man menolong dia, namun Tony Stark tidak begitu percaya akan sepak terjang Peter Parker. Atas dasar inilah Tony Stark sangat melarang Peter beraksi lagi. Namanya anak remaja rasa ingin tahu alias kepo makin mendalam hingga pada suatu saat ada acara di Washington DC, lagi-lagi peter berusaha mengagalkan kejahatan yang membahayakan atas perbuatan Vulture ( Michael Keaton ) , orang yang berkostum seperti burung. 


Great power comes great responsibility, tagline yang selalu ada dalam setiap film Spider-Man tetap dipertahankan . banyak hal yang menarik dalam film ini tidak serta merta harus sesuai komik, karena sudah berapa kali Spider-Man di reboot ulang. Maka pendekatan remaja dan musuh yang gak terlalu kuat ditampilkan secara apik, selanjutnya bagaimana dengan aktor sebelumnya seperti Tobey Maguire mendekati komik ketika adegan kena gigitan laba-laba, perubahan badan yang drastis, Andrew Garfield, sosok pria yang cool tanpa banyak teman, pintar, konyol. Saya percaya mereka punya plus minusnya sebagai manusia laba-laba. Kehadiran Michael Keaton sebagai villain cukup menarik , penampilan Marisa Tomei sebagai Aunt May cukup baik 



Kenapa dengan embel "Homecoming" bukan Reborn,Newsuit, Spider-Man with Iron Man  atau yang lain. Hal ini mengacu saat anak SMA menuju dunia baru Perkuliahan , mereka sedang mempersiapkan acara bagi para alumni untuk datang mensuport anak SMA yang ingin kuliah bukan bekerja. Dan Homecoming bagi saya adalah cerita kekonyolan si Peter Parker selama berada disekolah , menjadi superhero tak harus latihan fisik yang lama namun juga bisa tiba-tiba terjadi tanpa disadari. Pendekatan itulah yang disampaikan oleh sutradara 

Marvel selalu menyelipkan scene yang penting untuk film berikutnya, begitu juga dengan Spider-Man homecoming, jangan lewatkan moviegoers ada dua scene ya..dan jangan lupa muncul opa Stan Lee yang selalu bikin ketawa. Apakah Spider-Man benar-benar bergabung dalam tim Avangers temukan jawabanya di Spider-Man Homecoming tayang serentak di Indonesia mulai tanggal 5 Juli 2017. 

Overall : 8/10



Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …