Skip to main content

Review : The Bleeder

The Bleeder
  • Cast & Crew : Liev Schreiber, Naomi Watts, Ron Perlman
  • Director : Philippe Falardeau
  • Length : 96 Min
  • Production : MIllenium Films 

Sebelumnya film ini berjudul Chuck sesuai namanya Chuck Wepner, petinju kelas berat dirubah menjadi "The Bleeder" artinya petinju yang tak bisa mengontrol saat pendarahaan, Film biopic berdasarkan kisah nyata tahun 70an, di negara bagian New Jertsey-Bayonne . Chuck Wepner  ( Liev Schreiber ) dan istrinya Phyllis ( Elisabeth Moss ) hidup dalam keadaan kurang beruntung, Chuck merasa baik-baik saja tapi masalah rumah tangga selalu menjadi pertengkaran. Lantaran tidak hanya penghasilan yang didapat sebagai penyalur minuman keras namun pergaulan Chuck dengan wanita lain. Setelah bertarung dengan Foreman, dia menyandang petinju kelar berat dunia. Saat itu Petinju Mumahamad Ali ( Pooch Hall ) menantang petinju kulit putih untuk bertarung, kebetulan Chuck menempati urutan ke 10. maka terjadilah boxing antara Muhammad Ali vs Chuck Wepner selama 15 Ronde. Inilah kisah boxing terbesar tahun 70an , kekalahan Chuck di anggap juara bahkan pahlawan bagi Bayonne sendiri, ketenaran Chuck membuat dia terjerat Narkoba hingga dia dipenjara dan percerain dengan Phyllis tak dapat dihindari. Chuck berusaha mengakui kesalahan namun semuanya sudah terlambat. Dalam keadaan terpuruk, dia mendapatkan telepon dari seseorang aktor film, ternyata kisah hidupnya menjadikan inspirasi sebuah film fiksi Boxing berjudul "ROCKY".inilah waktunya di bangkit kembali merebut kehidupan yang pernah dia lewati dengan gemilang, pertemuan dengan aktor Sylvester Stallone  ( Morgan Spector ), Chuck berusaha lebih baik dalam berhubungan dengan wanita yang tak lain bartender di sebuah klub kemudian menjadi istri ke 2 untuk selamanya. Namun ketenaran Chuck selalu menjadi masalah. Kisah hidup seseorang yang menjadi inspirasi sebuah film besar tak selalu berujung manis, dengan penghasilan seadaanya bahkan tidak ada royalty sedikitpun membuat dia harus berhenti berfoya-foya.



Sebuah film yang sangat sederhana mengambarkan sosok seseorang yang menuju ketenaran namun tidak semudah yang dia harapkan, film ini sarat dengan pesan moral bagi kita semua, dikala ketenaran masuk dalam kehidupan kita jangan lenggah dengan sekitarnya, ketenaran bisa selama-lamnya tapi bisa juga makin buruk seketika . Film dengan latar belakang lagu pop tahun 70an membawa nostagia tersendiri, tampil secara semi dokumenter, film ini dikemas sanggat baik . Banyak yang tidak tahu sepak terjang sineaas dibalik The Bleeder , Phillippe Falardeu terkenal sebelumnya menyutradarai Monsieur Lazhar ( 2011 ) sempat dinobatkan sebagai nominasi film berbahasa asing terbaik Oscar tahun 2012. dan The Good Lie ( 2014 ) mendapatkan respon kristikus cukup baik  

The Bleeder tayang hanya di CinemaxxTheater , CGV dan Platinum Cineplex mulai  tanggal 12 Juli 2017.

Overall : 7/10




Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …