Skip to main content

Review : Don't Breathe


Tiga pemuda selalu berhasil membobol rumah, mereka adalah Rocky ( Jane Levy ) , Alex ( Dylan Minente  ) , dan Money ( Daniel Zovatto ). Berbekal kunci keamanan dari salah satu temanya , keberhasilan mereka hanya untuk bersenang-senan. Setelah mendapatkan info dari Bandar salah satu penguni rumah ditengah kawasan yang tak berpenghuni lagi, ditempati oleh Kakek buta (Stephen Lang) mantan tentara dengan uang yang sangat banyak,atas kematian anak perempuannya.  Alex merasa ada yang salah jika mencuri dari orang buta, namun Alex tak bisa berbuat apa-apa . Malam itu juga mereka mencoba masuk ke rumah si kakek buta. Selang berapa saat mereka yakin mendapatkan uang , justru malah membuat si kakek kaget atas tindakan mereka. Ketiga orang ini tidak tahu jika si kakek dapat merasakan kehadiran seseorang didalam rumahnya.



Seperti kata pepatah Wrong Time Wrong Place , itulah yang mereka alami bukan saja mendapatkan uang yang banyak justru si kakek dapat membalas bahkan membunuh salah satu dari mereka .  Rumah yang penuh jebakan membuat kedua orang ini terpojok pada sebuah ruangan dibawah tanah , Rencana melarikan diri punah sudah saat Rocky tak sengaja melihat wanita terikat , Rocky merasa ada sesuatu dengan wanita tersebut tanpa berpikir panjang Rocky membantu melepas wanita itu dan mencoba keluar bersama, Namun apa yang terjadi si kakek buta sudah menunggu dipintu keluar dan melepaskan sebuah tembakan mengenai si wanita tersebut.

Sebuah thriller yang dibangun sejak awal  mulai adegan hingga akhir , membuat kita menebak setiap adegan demi adegan , bahkan membuat emosi kita terpancing . Seolah-olah kita ikut ketakutan, ngeri berhadapan dengan si kakek buta. Apa yang diinginkan oleh sutradara tercapai dan sangat mengena dipikiran penonton , Fade Alvarez tak sia-sia mendapatkan ilmu dari Sam Raimi , menghasilkan film yang sangat cerdas mengolah emosi penonton selama  88 Menit . Klimakspun dibuat sedemikian rupa sehingga kita harus menebak kelanjutan kisah ini .



Don't Breathe adalah film kedua setelah Evil Dead (2013) bagi Fade Alvarez, dengan lokasi yang tak banyak namun dibangun sebuah karakter yang baik, tidak ada karakter yang bodoh untuk ditampilkan. Para penguji nyali sangat cocok menonton film Don't Breathe , akan tayang tanggal 31 Agustus di seluruh Bioskop di Indonesia.

Overall : 8/10 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…