Skip to main content

Review : Free State Of Jones



Berdasarkan kisah nyata perbudakaan kulit hitam memang memberikan cerita tersendiri, Apalagi berhubungan dengan Perang Sipil Amerika dimana beberapa negara bagian memisahkan diri dari konstitusi Amerika saat itu.  Newton ( Matthew MCConaughhey ) seroang desersir karena membawa pulang anak muda yang tertembak di medan perang, merasa terpanggil untuk mempertahankan daerahnya dari serangan pasukan selatan yang selalu merampas rakyat demi peperangan. Melihat hal ini dia merekut para petani yang mau melawan pasukan selatan. Dengan pengalaman selama menjadi tentara Newt mencoba melakukan pemberontak di beberapa daerah. alhasil sepak terjang Newt membuahkan hasil yang sepadan, tidak tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.  Tidak hanya petani yang bergabung para budakpun bergabung bersama Newt dalam mempertahakan derah kekuasaan yang disebut Free State Of Jones.



Tidak muluk adu tembak, ledakan . Film ini bercerita tentang percintaan Newt dengan gadis negro yang akhirnya membawa kisah ke masa depan dimana anak cucunya yang taklain masih keturunan kulit hitam ingin menikah namun dipersulit oleh hukum yang berlaku saat ini. Sebuah potret masalah hak asasi manusia masih terlihat senjang. Di luar terlihat begitu harmonis namun di dalam masih menyimpan kedengkian dan kesalahan yang tak ada berhenti sampai kapan. Inilah yang mau diberikan ke penonton dari sutradara Gary Ross (The Hunger Games ) pemikiran yang sangat luar biasa dimana saat ini masih banyak negara yang menganut paham kebencian terhadap Ras tertentu.

Free State Of Jones berdurasi 2 jam 16 menit ini memang cukup panjang mengingat berdasarkan kisah nyata, sang sutradara tak ingin bertele-tele juga tak ingin terlalu cepat selesai, Semua para pemain mendapatkan porsi masing-masing. Bagi pecinta film ber genre History Drama War akan sangat menyukai bahkan tak terasa bosan duduk melihat dari awal hingga film ini selesai.




Free State Of Jones, didukung oleh banyak bintang-bintang Hollywood terkenal seperti  Keri Russel ( Mission Imposible, Dawn The Planet of Apes ) , Mahershala Ali ( The Hunger Games : Mockingjay Part 1& 2 )  dan msih banyak lagi. Produksi STX Entertaiment & Huayi Brothers sudah rilis bukan juni kemaren , dan Free State Of Jones akan tayang dijaringan CGVBlitz, CinemaxxTheater & Platinum Cineplex mulai tanggal 31 Agustus 2016 mendatang.

Overall : 7/10 




Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung