Skip to main content

Review : Kingsglaive - FInal Fantasy XV


Kingsglaive - Final Fantasy XV 
Produksi : Square Enix, Aniplex.
Sutradara : Takeshi Nozue
Produser : Hajime Tabata
Penulis Naskah : Takeshi Hasegawa 
Pengisi Suara : Aaron Paul , Lena Hadley, Sean Bean 


Film yang berkisah tentang peperangan antara dua kerajaan negara Lucis dan Nifhleim. Merupakan film pengantar game yang akan rilis bulan Oktober/November mendatang, Film ini dikemas secara CGI sehingga yang dihasilkan sangat luar biasa. Dengan team produksi yang sama Final Fantasy VII : Advent Children(2005) mereka yakin pengemar game ini akan terpuaskan akan jalan cerita yang dikemas sehingga tidak akan melenceng dari gamenya itu sendiri.


Dimulai saat saat penandatangan perdamaian atas Insomia  antara kerajaan Lucis & Nifhleim. tidak berujung dengan perdamaian justru malah terjadi perebutan magic Crystal yang telah melindungi kerajaan Lucis.  Pertarungan pun berlanjut saat pasukan Kingsglaive harus mengalahkan pasukan Nifhleim dengan bantuan para pemberontak yang merasakan ketidakadilan atas pengabdian mereka selama ini. Para Glaive sudah terkenal dengan kemampuan teleportasi dan kehebatan beladirinya membuat mereka tak terkalahkan .


Ada sesuatu yang membuat Nyix Ulric (Aaron Paul ) curiga saat ditemukan Crowe (Andre Tivadar) salah satu glaive tewas dalam tugas secara misterius , setelah di teliti lebih lanjut rencana jahat Nifhleim akhirnya terbongkar juga. Pembelot Glaive Lubertus (Liam Muvley) berpikir hanya kesalahan kecil belaka justru menghancurkan kerajaan Lucis, kesadaraan itulah yang membuat pembelot kembali membuktikan kesalahan dengan bergabung bersama Glaive lainya menggalahkan pasukan Nifhleim.  Disamping itu kisah penculikan puteri Lunafreya ( Lena Hadley ) sang raja Regis  (Sean Bean) memerintahkan penyelamatan atas putrinya sebelum menikah dengan Prince Noctis.

Kingsglaive Final Fantasy XV tayang lebih awal tanggal 17 Agustus 2016 hanya di CGVBlitz-CinemaxxTheater dan Platinumcineplex,  dibandingan di Amerika tanggal 19 Agustus 2016 , Bagi para pecinta game ini atau ingin bermain gamenya tak salahnya menonton film Kingsglaive : Final Fantasy XV adalah tontonan wajib dan jangan beranjak terlebih dahulu di ending credit title ada scene suprise yang bakal membuat pecinta game makin penasaran, film dengan durasi 110 menit mata kita dimanjakan CGI yang sangat bagus sekali .

Overall : 8/10 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak