Skip to main content

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )


Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.

Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .

Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka merupakan satu grup dimana semua nilai-nilai mata pelajaran sangat jelek bahkan Star sendiri paling jelek. Saat nilai dibagikan Star mengajukan ke Dekan untuk meluluskan, namun Dekan tak bisa berbuat apa-apa. Star merasa kesal  dan  marah . Orangtuanya ingin Star kuliah di luar negri ketika pulang jadi Artis terkenal, itulah impian Star. Melihat hal tersebut Dekan memberikan kesempatan untuk mengulang mata pelajaran bahasa Inggris , harus dilakukan dimalam hari pada sebuah kampus yang terkenal angker. Star yakin berhasil walaupun harus mengadapi issue hal tersebut. 



Dekan meminta lima orang yang minimal hadir bisa mengikuti pelajaran ulangan dari jam 9 Malam hingga menjelang tengah malam pukul 24.00 tepat .  Kelas yang dirancang khusus ini selalu di gentayangin oleh roh mahasiswa tak pernah mendapatkan gelar sarjana dan banyak kejadian yang menimpa mereka sebelum meninggal. Star di bantu lima rekan salah satunya pengemar Star , Ouan Pie , Moo, Muek ,  Koong , Otaku dan Khun . Tiap malam mereka lalui namun semua mengalami gangguan dari roh gentayangan para mahasiswa tersebut, hanya Star dan Khun saja yang tak pernah digangu.Dibalik semuanya ternyata Star menaruh hati dengan Khun. 

Mampukah Star melewati masa-masa belajar ditengah malam hingga menyelesaikan mata pelajaranya ?

Siapkah Khun sosok misterius yang pertama kali hadir dalam kelas malam ?



Sepanjang film kita disuguhi rasa ketakutan tapi juga kekonyolan tingkah laku mereka, semua tersaji begitu mengalir tanpa ada unsur pemaksaan karakter. Para pemain berhasil memerankan karakter mereka masing-masing. Jika ada kekuranganpun  ditutupin oleh kekonyolan mereka, pemilihan lokasi sangat pas, Sineas Thailand banyak belajar lokasi kecil menenkan bujet yang besar. gaya munculnya para hantu sudah merupakan cirikhas mereka dengan makeup yang sudah dibisa ditebak.

Midnight University tayang hanya di CGVBlitzmegaplex, CinemaxxTheater & PlatinumCineplex mulai tanggal 24 Agustus 2016 

Overall : 7/10






Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak