Skip to main content

Review : The Shallows




Directed by: Jaume Collet-Serra
Cast: Blake Lively
Written by:  Anthony Jaswinski
 
Bagi peminat film Survival seperti : Jaws, Deep Blue Sea, Shark Attack dan masih banyak film-film dengan judul seperti diatas itu menandakan tema serangan hiu ganas masih layak dibuat ke layar lebar baik dari segi cerita begitu datar sampai yang gak masuk akal.apa seh menariknya bagi penonton , apa yang membuat penonton selalu penasaran jawabanya hanya dengan alat yang ada bisa berhasil survival. inilah yang hendak disampaikan oleh sutradara Jaume Collet Serra  ( Non Stop-Orphan-Unknown ) hanya dengan single actor dapat membuat penonton menikmati film ini dari awal .

Nancy ( Blake Lively ) ingin menikmati liburan dari kesibukan sebagai mahasiswa kedokteraan,dia pergi ke pantai dimana ibunya pernah berfoto disebuah pantai. Itulah yang membuat Nancy begitu penasaran apa yang yang membuat pantai ini menarik hatinya. Ketika sampai tak disangka memang luar biasa pemandangan pantai ini


Rasa penasaran tidak berhenti begitu saja, Nancy tak lama langsung mencoba surfing apalagi melihat arus ombak yang benar-benar mengoda, tantangan inilah yang membuat Nancy tidak memperhatikan ada yang aneh dengan arus dangkal . Tak lama kemudian dia merasakan ada sesuatu yang menganggu seekor bangkai ikan paus besar terdampar dengan beberapa luka yang mengerikan tak membuat Nancy berhenti surfing. Namun tidak beberapa lama Nancy setelah jatuh kedasar malah diserang tiba-tiba , serangan ini membuat Nancy terluka, dia sadar gak bisa berbuat apa-apa kecuali secepatnya mencari tempat lebih ditinggi sehingga dia bisa bertahan.




Kisah survival ini tak berhenti begitu saja, dengan luka cukup parah Nancy mencoba mengecoh Hiu ganas dan mencari pertolongan namun semuanya itu sia-sia belaka . Harapan  Nancy hanya sebuah tas yang tertinggal di tepi pantai , Sebagai seorang surfing dia tahu seluk beluk cuaca selama dia bertahan. Apakah Nancy bertahan atau mati ditengah kekurangan tenaga akibat pendarahan di kakinya yang cukup serius?.

Kita selalu ingin tahu ending semua cerita film yang bertema survival , begitu juga The Shallows diperankan oleh Blake Lively sangat baik walaupun belum ada peningkatan karakter namun Blake sudah berani mencoba keluar dari genre drama romantis ke drama adventure  . formula yang dipakai hampir sama difilm sebelumnya  sang sutradara menekankan apa yang ada menjadi senjata untuk bertahan .


Persembahan Sony Pictures & Columbia Pictures  , The Shallows tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia Rabu tanggal  10 Agustus 2016 nikmati scene cukup menegangkan  dari awal hingga film ini berakhir.

Overall : 7/10

 

Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…