Skip to main content

Review : Suicide Squad


Suicide Squad muncul pertama kali dalam DCcomic tahun 1959 kemudian tahun 1987 muncul kembali, kisahnya segerombolan penjahat yang tertangkap oleh duo Superhero Batman & Flash. Ada sebuah kejadian di Midway City, dimana Dr. June Moone ( Cara Delevinge ) seorang arkelogist tak sengaja menemukan benda keramat penuh kekuatan jahat kuno yang bisa merubah menjadi penyihir jahat Enchantress. Inilah membuat Amanda Waller (Viola Davis ) agen pmerintah US ditugaskan  sebagai pengambil keputusan mengalahkan kejahatan dengan kejahatan. Tak ada cara lain yang lebih berani maka dibuatlah Satuan khusus Task Force X. Namun kekuatan Dr June dapat dikendalikan oleh Amanda Weller .


Suatu ketika saat Dr June & Rick Flag  ada tugas khusus menghancurkan musuh justru mengecoh Amanda Weller dari pengamanan Rick Flag, Dr June memilih bergabung dengan kakaknya Incubus. Rick merasa gagal menjalankan misi tersebut. Dr June tak lain adalah kekasihnya justru memilih melawan manusia . Ketika para penjahat dikumpulkan maka instruksi berikutanya dibawah komando Rick Flag (Joel Kinnaman ) . Ke enam antihero atau Task Force X  ini  Deadshot  (Will Smith ) , Boomerang  ( Jay Courtney ) , Killer Croc (Adewale AA )  , EL Diablo  ( Jay Fernandez ) dan Harley Quinn (Margot Robbie ) dan dibantu oleh Katana ( Karen Fukuhara ). Dan penyerbuan di pusat markas Echantress dimulai. Joker (Jared Letto ) punya misi rahasia tuk menyelamatkan kekasihnya tak lain adalah Harley, Mereka ini tak dapat pergi begitu saja, semua ditanamkan bom kecil dileher demi menjaga ketika mereka hendak kabur.  Deadshot merasa ada sesuatu dibalik misi ini, kenapa Harley memilih pasangannya di banding terlibat sebagai Task Force X. Kami ini penjahat itu yang kami lakukan  ungkap Harley Quinn.

Apakah misi Suicide Squad berhasil menghancurkan Enhcantress ?
Apakah Joker sanggup menyelamatkan gadis pujaannya ?

 

David Ayer sang sutradara : Suicide Squad sebuah tim sebagai Super Villains terbalik dari DCSuperhero hal itu cukup menarik baginya,  dia menjelaskan dari sisi yang berbeda. Hal apakah yang bisa dilakukan oleh orang jahat menjadi orang baik ? jawabannya Suicide Squad , mustahil mereka mau membuat dunia lebih baik , mereka bersatu padu dalam satu misi padahal karena merekalah dunia menjadi hancur . Ada hal yang menarik dari film antihero dimana semua mempunyai ruangan yang gak bisa tersentuh oleh kejahatan mereka sendiri , sebuah kehidupan layaknya orang normal punya cinta & keluarga, tanpa disadari hal ini menjadi garis merah tersendiri, bahwa penjahatpun masih punya harapan atas kehidupannya . Suicide Squad penuh adegan kekerasan diharapkan jangan membawa anak dibawah umur, jika membawa pastikan orangtua tahu betul seluk beluk film ini . 


Seringkali kita terkecoh dengan para kritikus film dari luar negeri mengenai sebuah film, bagaimana si kritikus menjadikan film tersebut hancur dipasaran dan tidak laku sama sekali atau malahan makin booming, hal ini imbas bagi penonton film di Indonesia, saat trailer film tersebut upload pertama kali semua penonton berharap tayang secepatnya. Namun ketika tayang di luar sana-penonton disini begitu ikut-ikutan bahwa film tersebut sangat bagus/tidak . Buat saya lebih baik menonton film jangan berekspektasi terlalu tinggi atau terlalu rendah, nikmatilah scene-adegan selama film berlangsung sampai selesai,  baru setelah itu anda boleh berkomentar .  Hal ini berlaku buat diri saya - saya tidak pernh berpatokan pada Rating  / Kritikus luar Negeri. Saya sangat menikmati dari awal hingga akhir film ini.

Suicide Squad tayang serentak  tanggal 3 Agustus 2016 di seluruh bioskop Indonesia , jangan beranjak dari kursi anda ada mid scene credit title untuk film berikutnya

Overall : 8/10

 


Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …