Skip to main content

Review : Inside Out

 
INSIDE OUT
Cast : Riley (Kaitlyn Dias), Joy (Amy Poehler) , Sadness (Phyllis Smith) , Fear (Bill Hader), Anger    (Lewis Black) &  Disgust (Mindy Kaling)
Production : Walt Disney Pictures & Pixar Animation 
Directed : Pete Docter


Saat Riley ( Kaitlyn Dias )  kecil lahir disebuah negara bagian Minesota, mengisahkan  5 emosi dalam jiwa anak itu tumbuh bersama-sama, semua terekam dalam pikiran Riley baik saat dia senang, sedih bahkan marah sekalipun. Bahkan ketika dia bersama sang ayah bermain semuanya itu terekam jelas dalam sebuah "inti" memory yang mengerakan beberapa kepribadiannya.  Namun semuanya berubah ketika Riley berumur 11 tahun harus pindah ke luar kota, San Fransisco,  sejak awal tiba Riley tak begitu suka dengan rumah baru yang harus ditinggali, tapi dia mencoba beradaptasi 

Sadness (Kesedihan),
selalu melalukan kesalahan dalam pikiran Riley apa yang dikerjakan membuat Riley sedih & kecewa , Joy(Kebaikan) lah yang berusaha menenangkan hati Sadness .  Tugas Joy memang berat harus menjaga keseimbangan antara Anger (Kemarahan) , Disgust ( Menjijikan), Fear ( Ketakutan ). Hari pertama masuk sekolah merupakan pengalaman diluar rumahnya tapi tidak dengan Riley merasakan kemarahan yang mendalam , Anger sekarang yang menguasai pikiran Riley saat Joy & Sadness harus mencari memori inti yang hilang masuk dalam ingatan terdalam Riley.  Hari itu membuat Riley sangat kecewa tentang pilihan ayahnya (Kyle MacLachlan) pindah ke rumah baru.  Long Term Memories ( ingatan paling dalam ) membuat Joy kesusahan untuk mengembalikan 5 inti memory namun Joy tidak begitu saja menyerah .



 
Sudah 2 inti memory yang hilang  Pulau Persahabatan & Pulau Kelucuan , saat ditengah jalan menemukan Imagenary Friend ( Teman Khayalan ) gajah pink Bing Bong (Richard Kind).   Tugas mereka harus sampai ke pusat produksi impian ( Dream Productions ) untuk mengembalikan 5 inti memory menjadi berfungsi kembali , banyak hal yang dilalui Joy , Sandess dan Bing Bong .

Film Inside Out  bukan ditujukan buat anak-anak kecil yang belum mengerti arti kehidupan , film ini ditujukan kepada anak remaja berumur 8-12 tahun lebih tepatnya saat SD menuju ke SMP , bukan perkara yang mudah bagi anak-anak harus kehilangan masa-masa kecil bersama keluarga harus mempunyai dunia sendiri yang lebih luas teman baru dan lingkungan yang baru .  Animasi Pixar & Walt Disney Pictures membuktikan film layak masuk nominasi oscar tahun 2015, tak heran warna-warna begitu nyata seakan-akan kita berada didalamnya. Sutradara Pete Doctor ( Up, Monster Inc ) sukses dalam Box Office dan Best Animation movie, tak heran Inside Out  akan masuk Best Animation 2015 .

Film animasi tentu tak lepas dari soundtrack yang selalu menjadi "jiwa" film tersebut , dikerjakan oleh Michael Giacchino ( Toy Story , Star Trek Into Darkness ) memberikan tone-tone yang enak didengar . Film ini mengajarkan kita untuk tetap menjaga memory yang indah selama kita masih anak-anak sampai kapanpun, memory itu tidak bisa digantikan saat kita dewasa. Arti sebuah kejujuran mengajarkan kita bertindak dewasa, menghargai didikan orangtua kita walaupun itu membuat kita kecewa karena kita tidak mengetahui rencana sebenarnya.  Kesedihan bukan membuat kita harus berbuat kesalahan seumur hidup tapi menjadi pelajaran berharga supaya kita tidak cepat menyerah dalam kondisi apapun.
Overall : 8.5/10 
 


Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...