Skip to main content

Review The PIPER


Film garapan sutradara Kim Gwang-Tae ( Untold Scandal, Almost Love, Road Movie )  tahun 2015 dengan pemain yang sudah tidak diragukan lagi seperti Ryu Seung Ryong ( The Target, Roaring Currents ) , Lee Sung Min ( All About My Wife, Broken ) , Lee Joon ( Ninja Assasin, Rough Play ) terinspirasi dari The Pied Piper of Hamelin , kisah anak-anak dari negara Jerman ditungkan dalam layar lebar versi korea.

Berkisah setelah perang saudara Korea,  Woo Ryong ( Ryoo Seung Ryong )  dan anaknya Young Nam ( Goo Seung Hyun )  melakukan perjalanan ke Seoul untuk mengobati anaknya yang sakit TBC,  saat di perjalanan mereka tidak sengaja memasuki sebuah desa tertutup, sebagai orang pendatang meminta kepala desa Lee Sung Min - Dictator berdarah dingin, mantan tentara, pendudukpun sangat takut.  Woo Ryong minta boleh menginap 1-2 hari kemudian melanjutkan perjalanan menuju Seoul .  Sebagai pemusik seruling hanya itu yang dia bisa berikan untuk biaya menginap 2 hari di desa ini .  Desa ini mengalami ganguan hama tikus yang sering kali menyerang tiba-tiba membuat penduduk desa resah , Woo Ryong berjanji jika bisa mengusir semua tikus-tikus maka ada imbalan sejumlah uang . Sebelumnya di desa itu ada dukun Mi-Sook ( Chun Woo Hee ) secara natural bisa memproteksi desanya dari ganguan alam gaib, namun Young Nam melihat dia bukan sebagai dukun yang menakutkan tapi sebagai ibu yang cantik , disinilah Woo Ryong menaruh cinta sama Mi-Sook  mereka berdua sepakat keluar dari desa setelah Woo ryong berhasil menyelesaikan tugasnya .




Suatu pagi Woo Ryong dan anaknya melakukan tugasnya memaikan seruling mengusir tikus-tikus masuk sebuah lubang besar, Woo Ryong tidak hanya berhasil namun bisa mengobati penduduk yang sakit . Kepala desa ternyata mempunyai rencana lain saat Woo Ryong dituduh sebagai mata-mata komunis , Woo Ryong merasa kecewa dan kesal akibat perilaku kepala desa bahkan tak segan-segan memotong jari Woo Ryong .  Mi-Sook pun mengikari janjinya , dengan perasaan sakit hati akibat perlakuan kepala desa , Woo Ryong bersama anaknya keluar dari desa namun, Woo Ryong melalukan balas dendam yang setimpal ....

Apa yang sebenarnya terjadi dengan desa itu ?
Mengapa kepala desa tidak menginjikan Mi-Sook , keluar dari desa ini ?
Mampukah Woo Ryong melakukan balas dendam ?

Kim Gwan Tee berhasil membuat film ini dengan sentuhan fantasy horor thriler sangat baik , hanya plot yang agak lama penonton akan sedikit bosan , cerita yang datar , acting pemain hanya beberapa yang menonjol . Hal ini digantikan dengan beberapa adegan yang membuat kita menahan keluar dari bioskop untuk melihat klimaks film ini , ada kejutan-kejutan yang tak terduga.

THE PIPER akan tayang serentak tanggal 26 Agustus 2015 hanya di CGV Blitz & CinemaxxTheater. Temukan kisah Fantasy Horor Thriler yang berbeda dalam film ini.

Overall : 7/10

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung