Skip to main content

Sphere X : New Taste Watching Movie , Immersive Ultimate Space


SPHERE X
Immersive Ultimate Space

Blitzmegaplex  ( PT Graha Layar Prima )  telah hadir mewarnai per-bioskopan di Indonesia sejak tahun 2006, banyak perubahan yang telah mereka lalukan bahkan saat ini masih harus melebarkan sayapnya demi kepuasan para pecinta film di seluruh Indonesia, 100 layar di 13 kota besar di Indonesia merupakan hasil kerja keras selama ini. Film yang ditayangkan tidak hanya Hollywood dan Eropa  namun dari pasar Asia seperti India- Jepang-Korea mewarnai Blitzmegaplex.  seiring dengan visi mereka tidak hanya menonton , namun ada fasilitas lain pun dikembangkan ada yang sudah tidak ada ( Blitz Shop - Blitz Game , berharap muncul lagi ) namun mereka tidak berhenti begitu saja salah satunya ada pertunjukan film festival perancis, horor, JiFFest telah menjadi bagian dari Blitz. Demi kenyamaan penonton - Blitz memberikan banyak layanan seperti Velvet Class, Premium Class, 2D, 3D, bahkan 4DX telah hadir di Blitz Grand Indonesia , Mall Of Indonesia dan PVJ Bandung  bahkan yang terakhir dengan teknologi paling terbaru SPHERE X - sebuah sinergi antara teknologi seat, sound, screen. Kolaborasi konsep ruang sinema lengkung dengan layar super besar dengan luas hampir menutupi seluruh permukaan langit-langit bioskop yang berpadu dengan lebih dari 60 speaker yang dilengkapi teknologi Dolby Atmos dan Vive Christie Audio yang mampu menghasilkan resonansi suara yang nyata dan jernih. Penonton juga dapat menikmati pengalaman menonton secara lebih maksimal dengan teknologi kursi yang mampu direbahkan hingga 45 derajat

  
Sphere X  mempunyai 3 arti yang penting sekali dalam menikmati tontonan yaitu Screen (Layar) dengan ukuran layar terlebar yaitu 26 M X 14 M, dengan bentuk melengkung ( Curve Screen ) penonton bisa menikmati dimana dia berada mendapatkan pandangan luas saat menonton 2D / 3D.
Sound - 60 Speaker dipadu oleh teknologi terbaru Dolby Atmos menghasilkan suara yang sangat jernih sehingga kita duduk bisa merasakan dari berbagai sudut. saat pembukaan Direktur Dolby Asia Tenggara, ANZ, India  Pankaj Kedia  Mengatakan bahwa " Dolby sangat bangga bekerjasama dengan CGV Blitz melalui Sphere X , dimana kecangihan teknologi ini penonton dapat merasakan sensasi menonton yang maksimal .
Seat (Kursi) - Penonton bisa merebahkan kepala hingga 45 derajat mengikuti derajat fokus mata penonton sehingga leher penonton merasa nyaman. dengan kapasitas 500 kursi anda tidak akan kehabisan tiket untuk menikmati film yang anda tunggu .

Tiket yang diberikan untuk menikmati Sphere X berkisar 55 ribu -100 ribu




Tidak film tapi CSR (Cooporate Social Responbilty) telah mereka jalankan seperti Toto Making Class ( diadakan setiap tahun ) , Art House FIlm Indonesia  (Studio khusus film indonesia ), Film Festival dan masih banyak lagi

Gagasan baru CGV Blitz  : CultureCineplex Cinema , artinya penonton tidak hanya menonton saja tapi dapat menikmati fasilitas yang lain, tempat konser musik,  suasana yang nyaman itu menjadi terobosan, Tanggal 6 Agustus adalah awal Blitzmegaplex berubah menjadi CGV Blitz merupakan awal dari tongkat estafe kedepannya,sebuah identitas baru yang mejadi komitmen selama ini untuk para pecinta film bahkan CGV Blitz bertekad menjadi nomer 1 di Perbioskopan Indonesia. 

Pergantian nama Blitzmegaplex menjadi CGV Blitz dihadiri oleh Menteri Kreatif , Duta Besar Korea dan Para penjabat yang terkait ,Para media serta sekolah yang terlibat di toto making class , web resmipun telah berganti https://www.cgvblitz.com/en/. Semoga kota-kota lain bisa merasakan Sphere X ini, dan kehadiran CGV Blitz juga dinanti oleh penonton yang setia dari kota lain di seluruh Indonesia, maju terus CGV Blitz.




Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019