Skip to main content

Review : Downsizing

DOWNSIZING
Directed : Alexander Payne
Starring : Matt Damon, Christophers Waltz, Hong Chau
Production : Ad Hominen Enterprise, Paramount Pictures
Runtime : 135 Minutes

Mungkin orang tua kita pertama kali menonton film Raksasa tahun 1980an tayang di TVRI belum berwarna masih hitam putih berjudul The Land Of Giant dimana manusia berada di dunia mahluk raksasa, orang-orang terlihat begitu kecil. Dan film ini sempat mengelenda pada jamannya. Pada tahun 2006 ada film animasi anak-anak ketika manusia menjadi kecil berada pada kumpulan semut berjudul Ant Bully.Nah pada tahun 2018 ada film bertema manusia mengecil di tempatkan pada sebuah komunitas yang besar bernama Leisureland. Dimana untuk mengurangi masalah populasi penduduk dunia dan masalah sosial lainya maka penemuan manusia diperkecil menjadi solusi utama saat ini. Film scifi drama komedi Downsizing mengingatkan kedua film diatas atau film sejenisnya. Paul Safranek (Matt Damon) ingin merubah nasibnya karena masalah keuangan keluarga yang mereka hadapi begitu berat membuat mereka harus punya penghasilan lebih, ketika reuni sekolah ternyata salah satu teman mereka terlibat proyek ini. Inilah kesempatan Paul merubah kehidupannya, kesepakatan dengan istrinya menjual semua harta benda mereka untuk terlibat bagi komuniti menjadi kenyataaan.Namun sang istri ternyata takut kehilangan keluarga dan teman-temanya menolak secara tiba-tiba, hanya Paul seorang diri berada di Leisureland,layaknya penghuni baru Paul tak lama harus berbaur dengan lingkungan sekitarnya, Dusan (Christopher Waltz) salah satu tetangga yang sering mengadakan Pesta disanalah Paul bertemu salah satu wanita pembersih rumah berasal dari Vietnam - Ngoc Lan Tram (Hong Chau) melihat kaki Tram berjalan pincang Paul ingin menolong memperbaiki kaki Tram. Disinilah kisah babak baru kehidupan mereka berdua.

Seharusnya film ini memberikan kesan lebih besar terhadap akting Matt Damon, namun tak banyak aktingnya terlihat lebih baik, chemistry antara Hong Chau bisa hidup karena ada lelucon untuk menutup kekurangan dialog yang cukup panjang sepanjang film berlangsung. Konflik yang terjadi juga tidak membuat orang begitu empati. Bagi mereka yang mengenal karya Alexander Payne hal tersebut tak sulit mencerna tiga filmnya mengambarkan hubungan antara anak-ayah, suami-istri dan persahabatan. Memang alur sedemikian rupa bagi penonton awan akan cepat-cepat keluar bioskop, tapi pengambaran karakter dibuat se-riil mungkin jadi semua tergantung dari sudut pandang anda saat menonton. Memng rasanya berat masuk tangga Box Office, para aktor mempunyai kedudukan yang sama dalam semua aspek tak ada yang beda, Sebenarnya konsep dari Downsizing bahwa setiap manusia ingin menginginkan yang terbaik dari kehidupannya terlepas dari semua masalah.

Downsizing tayang mulai hari ini tanggal 1 Februari 2018 di seluruh bioskop 
Overall : 6.5/10






Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019