Skip to main content

Review : The Commuter

The Commuter
Directed : Jaume Collet Serra
Cast: Liam Neeson, Patrick Wilson, Vera Farmiga, Sam Neill, Jonathan Banks, Elizabeth McGovern.
Production companies: Ombra Films, StudioCanal, The Picture Company
Runtime : 104 Minutes

The Commuter, memberikan intensitas yang tak monoton pindah gerbong ke gerbong lain penonton diharapkan ikut merasakan kisah Michael (Liam Neeson) mantan polisi bekerja sebagai asuransi mencari penumpang yang seharusnya tidak berada dalam Commuter sebelum pemberhentian terakhir dengan imbalan US$100.000,-, Jika dia melakukan kesalahan maka salah satu penumpang akan mati. Liam bermain seperti film sebelumnya selalu tangguh dalam beraksi, lelaki sejati dalam bertarung walau umurnya sudah mencapai 65 tahun. The Commuter merupakan salah satu film pembuka di awal tahun 2018
 
Selama perjalanan memang diakui film mirip gaya Hitchcock,sebuah Timelapse editing memberikan kesan bahwa setiap hari dia bertemu dengan orang-orang yang sama sehingga suatu saat dapat menebak orang yang pertama kali naik commuter. What Kind Of Person Are You ? kata yang dilontarkan oleh si pemberi teka-teki tak sekedar tagline tapi merujuk kepada kemampuan Michael menyelesaikan teka-teka tersebut. Ada konspirasi yang tersembunyi membuat Michael harus berpikir keras tidak sekedar menyelesaikan teka-teki tersebut.
Jaume Collet Serra ( Unknown, Non-Stop , Run All Night ) sudah terbiasa mengarahkan Liam jadi tidak ada kesulitan yang berarti, nuasana yang dibangun mirip Non - Stop hanya beda lokasi saja, intensitas 104 Menit dipertahankan dengan apik, andrenalin anda dipacu secepat kereta api melaju kencang dengan twist yang bikin tidak ketebakpun patut diacungi jempol,bagi pengemar film-filmnya sejak Taken pasti bisa menebak karakternya sayangnya karakter Vera Farmiga hanya sebatas tempelan saja justru dengan penumpang lain  hubungan dengan karakter Liam sanggat bagus .

The Commuter tayang tanggal 17 Januari 2018 di seluruh bioskop, nikmati film perjalanan kereta yang berbeda.

Overall : 7/10




Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …