Skip to main content

Review : Den Of Thieves




Den Of Thieves

Directed : Christian Gudapest

Starring : Gerald Butler, Pablo Schriber, Oshea Jackson Jr

Production : STX Films

Runtime : 140 Minutes

Persembahan Christian Gudegast sebagai sutradara harus diacungi jempol bagaimana tidak sebagai penulis naskah dua film sebelumnya, moviegoers sudah merasakan sajian cerita yang menarik, anda pasti ingat A Man Apart (2003) dan London Has Fallen (2016)  penyajian yang begitu menarik membuat penonton betah menyaksikan idolanya berakting dengan sukses. Tahun ini dia mencoba duduk sebagai sutradara film terbaru dari Gerard Butler  berjudul Den Of Thieves,sebuah film yang bertema aksi polisi mengagalkan perampokan dengan gaya tersendiri. Los Angeles sebagai pusat perbankan sering kali mengalami perampokan begitu hebat dalam setahun, semua polisi sudah kualahan atas tindakan Ray Merrimen (Pablo Schriber) tak tanggung merampok sebuah truck pengiriman uang di perjalanan. Detective Big Nick (Gerald Butler) menginvestigasi kejadian tersebut,saat terjadi perampokan salah satu crew mereka tertembak mati dari sinilah Nick mendapatkan informasi lebih lagi tentang gang perampok dibawah Merrimen, selidik punya selidik Nick sudah lama mengincar Merrimen hingga salah satu crew mereka  Donnie (Oshea Jackson Jr)  sebagai Bartender tertangkap dan di interograsi oleh Nick untuk mencari target selanjutnya dari Merrimen. Suatu saat mereka berada disebuah bar, Nick sengaja memancing gang Merrimen namun ditahan oleh salah satu crew. Tujuan selanjutnya gang Nick merampok US$ 30 Milyard uang tak terlacak dari Federal Bank Of Los Angeles. Usaha ini sangat berhasil saat mereka mengecoh team Nick ketika ada perampokan kecil disebuah Bank Simpan Pinjam, sebuah pengalihan yang cerdas ketika crew yang lainnya berusaha merampok bank pada siang hari.

Sajian aksi tembak menembak sangat menjanjikan apalagi karakter Gerald Butler, sebagai ayah yang gagal, kasar dan tidak suka aturan. Aktingnya tidak jelek sebagai polisi,Gerald sangat familiar dengan cerita seperti ini, bahkan villiannya Pablo bermain sangat apik.Namun apakah penonton masih menyukai kisah perampokan yang sudah sering diangkat ke layar lebar? selama durasi 140 Menit anda disajikan begitu komplex dengan segala masalah yang mereka hadapi dtambah pertengahan cerita cukup membosankan dan menjelang 40 menit berakhir film ini terasa intens sehingga endingnya membuat moviegoers tidak dapat begitu saja menebak Den Of Thieves berakhir. Semoga pendapatannya naik melejit dengan bujet cukup besar US$ 30 Milyard.

Bagi pencinta film aksi polisi, saksikan film Den Of Thieves  berdasarkan kisah nyata ditayankan mulai tanggal 31 January 2018 hanya di Cinemaxx, CGV .

Overall :  7.5/10 


 


 

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …