Skip to main content

Review : Bleeding Steel

BLEEDING STEEL
Directed : Leo Zhang
Starring : Jackie Chan, Show Lo, Ouyang Nana
Production : Heyi Pictures, Wanda Pictures 
Runtime : 110 M


Tahun 2012 saat Festival Cannes Jackie Chan merencanakan pensiun dari dunia perfilmaan karena sudah terlalu tua untuk Genre seperti ini, dia menjelaskan akan memakai banyak stuntman dalam adegan film action berikutnya,  dia harus merawat tubuhnya lebih lagi. Namun 5 tahun kemudian film Kungfu Yoga & Foregnier hadir di tengah masyarakat dan masyarakat masih menyukai actingnya, walaupun kita sudah tidak terlalu mementingkan storyline seperti apa. Pengemar Jackie Chan hanya mencari bagaimana dia beraksi disebuah ketinggian gedung, mobil, atau lokasi yang membuat kita terpana akan kehebatan seorang Jackie Chan. Sebagai pemain kawakan asal negeri Hongkong dan sudah malah melintang dalam dunia perfilmaan baik itu Asia maupun Hollywood, filmnya yang dihasilkan sudah lebih dari 150-200 judul selama dia berkarir.  Jackie membuktikan umur tak menjadi masalah untuk berkarya dan terus berkarya.

Bleeding Steel dibuka dengan adegan dar,der,dor penuh aksi disebuah kampung saat pasukan anti teroris membawa seorang Dokter untuk diselamatkan, disisi lain dia harus melihat anaknya Xixi ( Ouyang Nana ) sedang dalam keadan kritis . Sebagai perwira polisi  Inspektur Lin Dong (Jackie Chan ) membuat keputusan yang sulit sehingga tugasnya didahulukan dibandingkan tanggung jawab sebagai ayah. Pertarungan dengan musuh membuat semua timnya terkalahkan namun sang dokter berhasil menyelamatkan alat penemuannya yang menguncang dunia kedokteraan suatu saat nanti. Setelah puluhan tahun di Sidney - Australia Xixi kecil tumbuh sebagai anak remaja, dia selalu mengalami mimpi buruk tentang kejadian yang membuat dia tidak bisa tidur. Ketika dia tak sengaja mengetahui mimpi tersebut melalui cenayang bahwa masa lalunya berhubungan dengan penjahat besar yang menginginkan apa yang didalam dirinya tersebut.
 
Secara visual masih bisa dikatakan banyak kekurangan, gabungan antara masa depan dan melawan Biodroid yang tak mempan ditembak dengan peluru biasa. Proyek besar-besaran ini menelan biaya yang sangat besar di luar Hongkong. Chemistry antara ayah dan anak dibuat semelankolis sehingga penonton masih meraskan kesedihan yang dibangun. namun kembali lagi jangan melihat storyline yang kuat, Bleeding Steel murni film yang memberikan sentuhan aksi drama plus Scific masa depan yang harus masih diperbaiki.Banyolan khas Jackie Chan tidak terlalu banyak dibandingkan film-film sebelumnya.

Munculnya Ouyang Nana ( Mission Milano,To The Fore, Beijing Love Story )  sebagai aktris lebih dikenal pemain cello dan penyanyi masih muda belia dan Erica Xia Hou merupakan debutnya pertama kali di layar lebar, akting cukup baik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi film ini. Bleeding Steel tayang di Indonesia sejak tanggal 5 Januari 2018 di Bioskop, jangan beranjak seperti biasa Jackie Chan selalu menyugukan Behind The Scene yang membuat kita masih tersenyum puas.

Overall : 2.5/5





 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

NAKEE 2 (2018) Directed : Pongpat Wachirabunjong Production : Act Art Generation , Falcon Pictures Runtime : 1 Jam 30 Menit Yang paling disuka dari cerita horror Thailand itu sinematography, tone color pastinya lokasi shooting selalu sesuai jalan cerita juga alurnya yang simple tidak neko-neko.   Setelah sukses dengan Serial tv   NAKEE 1 (2016) - di sutradarai oleh Thanya Wachirabunjong   dimana rating penonton serial ini begitu antusias maka tahun 2018 NAKEE 2 – di Sutradarai oleh Pongpat Wachirabunjong , keduanya adalah suami istri yang serius menekuni film horror Thailand.   Dibuatnya sequel ke dalam layar lebar berharap penonton masih antusias, ternyata hasil sangat mengembirakan bahwa tahun lalu film ini masuk Box Office dengan pencapaian nomer satu di Thailand , dikisahkan pada Nakee-1   seputar kisah puteri Naga yang jatuh cinta dengan manusia, dimana sosok garuda juga mencintai puteri tersebut, karena merasa dikhianati garuda harus berkelahi dengan naga sehing

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal