Skip to main content

REVIEW : ZOMBIELAND DOUBLE TAP

ZOMBIELAND : DOUBLE TAP
Directed : Ruben Fleisher
Production : Columbia Pictures, Pariah Entertaiment
Runtime : 99 Minutes
Setelah kurun waktu 10 tahun film pertamanya Zombieland (2009) dengan sudut pandang yang berbeda mengatasi wabah para zombie dimuka bumi, diceritakan secara apik penuh aksi gore yang bikin ngilu tapi dalam bentuk komedi sehingga mudah dicerna oleh penonton tak heran pendapatan Box Office sebesar $ 102 Million didapatkan secara sukses  dari bujet $ 23 Million inilah yang mendasari sequel dibuat 10 tahun berikutnya, tahun lalu sempat dibuat seri serial tv namun ntah kenapa pihak tv mengcancel serial tersebut padahal fanatik zombie sudah menantikan sejak film ini ditayangkan, mengapa begitu berbeda dari cerita zombie lain, hanya kekuatan karakter dan cerita tetap sejalan dari awal hingga akhir, tak ada satu celahpun penonton dibuat boring. Banyak yang spekulasi sequel akan lebih banyak aksi dibandingkan seri pertama, tentu saja tidak salah pemikiran penonton karena film pertama sangat menghibur terlebih melihat zombie dibunuh secara keji satu persatu.Jangan sampai masuk telat adengan opening sangat kocak bikin penonton tertawa.



Setelah 10 tahun berlalu wabah zombie belum usai, melihat kondisi Washington DC berubah secara total serangan zombie masih menjadi momok bagi Woody Harrelson (Tallahassee), Jesse Eisenberg (Columbus), Abigail Breslin (Little Rock) dan Emma Stone (Wichita). Tim yang berhasil dalam menghabisi Zombie dengan aturan yang unik, muncul konflik sederhana membuat Little Rock keluar dari grup, Columbus juga konflk dengan Wichita yang akhirnya mencari jalan masing-masing belum kelar muncul lagi Madison (Zoey Deutch) gadis manis lugu tiba-tiba jatuh hati dengan Columbus, Little Rock bertemu Berkeley (Advan Jogia) cowok pecinta damai. Sesuai rencana keduanya mencari hingga berujung pada tempat yang disebut Babylon, dimana tempat ini penuh damai tanpa senjata tapi sayangnya tempat tersebut justru pemicu para Zombie datang menyerbu lantaran kembang api yang mereka bakar. Salah satu cara menyerang atau menghadang para zombie agar tidak masuk ke area mereka. Selama konflik banyak adegan konyol mewarnai mereka salah satunya bertemu dengan orang yang mirip kelakuan Tallahase dan Columbus, inilah sekilas cerita bagaimana kisah ke-dua ini begitu menarik disaksikan dilayar bioskop ,Sutradara Ruben Fleischer ( Zombieland 2009) sudah paham betul setiap karakter utama, konsep lebih detil dalam pengambaran Capitol DC hancur hingga tumbuh ilalang tinggi, lelucon satir sangat kental bagi penonton yang tidak tahu persis budaya amerika akan susah di mengerti tapi tingkah mereka sudah membikin ketawa terus. Terlepas dari kekurangan beberapa plot cerita suguhan Zombieland Double Tap sangat menghibur bagi pecinta film Zombie yang hadir mulai tanggal 23 Oktober 2019 di seluruh bioskop, bagaimana dengan film pertama jika belum nonton jangan kuatir anda akan tetap bisa mengikutinya, Overall : 7.5/10

Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia