Skip to main content

Review : PREMAN PENSIUN

PREMAN PENSIUN
Sutradara :Aris Nugraha
Pemain : Epy Kusnandar,Dedi moch Jamasari,Ica Naga,Andra Manihot, Soraya Rasyid dan Deny Firdaus
Produksi :MNC Pictures

Menjelang 1000 hari kematian Kang Bahar (Alm Dedi Petet), para preman dibawah Muslihat (Epy Kusnandar) tidak kembali pada bisnis dahulu justru mereka mencoba bekerja dan bertahan hidup dari hasil halal walaupun kondisi ekonomi mereka tak sebaik waktu itu tapi mereka yakin akan masa depannya, masih berkutat dalam kehidupan para preman dengan mengambil lokasi sama seperti di serial tv – Bandung. Dan sama pula penuturan cerita yang menjadi cirikhas bikin penonton selalu tertawa lepas melihat ekspresi para pemain secara natural, jadi bagi mereka yang tidak menonton serialnya mungkin akan sedikit tergangung atau malah bisa mengikutinya sama seperti pengemar setia mereka akan mengerti alur cerita yang unik. Komedi satir ala Preman Pensiun tidak usah diragukan lagi dari masalah persahabatan, cinta dan keluarga menjadi hal yang terpenting dan semua disampaikan secara santai namun tetap pada alur ceritanya.

Aris Nugraha, bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi pengemarnya terbayar sudah, setelah tiga tahun setelah tayang di RCTI setiap sore, bahkan ada fanbasenya Preman Pensiun dibeberapa daerah karena animo penonton meningkat tajam. Tidak hanya premiere di Jakarta tapi di Bandung juga dilaksanakan juga gala premiere karena ada historis sendiri sebagai lokasi shooting dan cerita tentunya. Berawal ada sebuah kejadian pengroyokan berakibat salah satu masuk rumah sakit berujung pada kematian iparnya, Gobang (Dedi moch Jamasari) mencari siap penyebab kasus tersebut berbekal dari informasi yang didapatkan maka dia mengumpul beberapa teman lama dan mencari orang-orang dibalik peristiwa dimana berujung pada salah satu mantan anak buah Muslihat. Disisi lain keluarga Kang Bahar ingin mengadakan 1000 hari kematian ayahnya dan Muslihat melihat anaknya sudah mengenal pria lain, hingga suatu saat Muslihat harus menerima mengambil keputusan yang berat. Konflik demi konflik sejalan mengikuti alur cerita tanpa ada rasa kebingungan yang berarti bagi penonton.

Totalitas pemain diajungi jempol semua selalu mencuri perhatian penonton, tingkah lakunya Pipit (Ica Naga) & Murad (Deny Firdaus) satu paket kemana-mana berdua, Imas (Soraya Rasyid)  sudah menikah dengan Dikdik (Andra Manihot) , belum lagi ada karakter pria tatoan si Bohim (Kris Tato)  selalu jawab Bahasa inggris, kehadiran ikon Epy Kusnadar aktor kawakan pernah meraih best actor beberapa waktu lalu  menjadi titik pusat semua cerita, sungguh pengalaman yang berarti bagi peminat Preman Pensiun. Hanya waktu 2 minggu skrip dikerjakan oleh penulis naskah sekaligus sutradara Aris Nugraha para pemain diajak mengalir sesuai karakater pribadi masing-masing tanpa beban serasa reuni menjalankan shooting Preman Pensiun, dan ada sebuah cerita dan karakter yang belum lengkap nanti kaan  di sequel berikutnya, nah siapkah dia temukan jawabannya PREMAN PENSIUN tayang serentak di bioskop Indonesia mulai  tanggal 17 Januari 2019. 

Overall : 7.8/10




Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019