Skip to main content

REVIEW : LONG SHOT 2019

LONG SHOT 2019
Directed : Jonathan Levine
Production: Lionsgate
Runtime : 2h 5m
Komedi satir tentang pemerintah US memang tidak semua bisa dicerna dengan pemikiran kita di Indonesia, beda kultur budaya yang jauh mungkin jika joke tentang sehari-hari bisa diterima. Tolak ukurnya memang tidak semudah kita menonton standup comedy yang kita nikmati selama ini. Walaupun bergenre drama romantic komedi Sutradara Jonathan Levine ingin memberikan gambaran secara jelas pandangan skeptis jika wanita menduduki jabatan tinggi dalam sebuah pemerintahan menjadi cemooh bagi para pria, inilah keresahan yang terjadi sudah terbukti banyak pemimpin dunia dibawah tangan seorang wanita, lihat saja Margareth Thacther PM Inggris pribadi wanita dijuluki Iron Lady dalam memerintah , bahkan majalah Forber 2018 merilis 100 wanita sangat powerful dimana wanita berumur 64 tahun menduduki peringkat pertama dalam pemerintah. Inilah buktinya nyata wanita layak bersanding dengan pria dalam pemerintahan.

 
Kembali dalam film Long Shot, sosok Charlotte (Charize Theron) sebagai Menlu US yang sangat berhasil hingga masuk dalam kandidat sebagai Presiden US tahun 2020,karena Presiden saat ini ingin berfokus sebagai pemain film tak sengaja bertemu teman kecil Fred Flarsky (Seth Rogen) dalam sebuah acara, Fred baru saja mengundurkan diri ketika perusahaan media dibeli oleh pengusaha raksasa media terbesar dibawah pimpinan Wembley (Andy Serkis), saat kesal dan kecewa berat fred ingin meluapkan kekesalan tapi pertemuan tersebut justru merubah kehidupan Flarsky dan Charlotte, dalam pencalonan sebagai Presiden, dia butuh seseorang yang mampu membuat pidato kenegaraan yang membuat nama Charlotte melambung tinggi, tidak hanya berhenti disini tapi keputusan-keputusan penting juga sangat dipantau oleh dunia juga oleh Presiden US sendiri yang telah mendukung pencalonannya namun dalam perjalanan justru keputusan yang penting mengenai hutan membuat Charlotte terpojok dan Flarsky begitu ceroboh hingga video seronoknya akan menjadi viral jika tidak mengikuti arus karena Wembley dekat dengan Presiden. Apa yang terjadi disaat namanya dipuncak akan hancur atau berani mengambil keputusan mengikuti kata hatinya. Joke-joke yang ditawarkan Jonathan Levine sangat ringan tapi bagi mereka yang tidak mengikuti karyanya agak susah dicerna, Seth Rogen berhasil menjadi pribadi bebas tanpa aturan, dan Charlize Theron sosok wanita tegas, cantik, pintar disajikan sangat natural namun sayangnya Chemistry kurang dekat dengan lawan mainnya seolah-olah tak ada saingan yang berarti, banyak momentum ditujukan pada pemerintahan US khususnya tapi ada sebuah benang merah yang ditujukan kepada kita bahwa Wanita dan Pria disaat mengalami posisi yang sangat berat akankah menjadi penghalang atau justru bersama-sama membereskan masalah tersebut, mereka harus mengambil keputusan yang sulit dan tidak menjauh, melawan jika memang hal tersebut bertentangan dengan hati nurani. Dengan durasi yang cukup panjang pada genre roman komedi ini memang banyak hal yang tak perlu disampaikan kepada publik seperti anti agama, anti partai tentunya anti pemerintahan ya memang seperti saya tulis diatas semua ini ditujukan kepada pemerintah US bukan pemerintah dunia umumnya.
Bagi yang ingin menonton komedi ringan saya sarankan menonton bersama pasangan jangan pusing dengan cerita pemerintahan US tapi enjoy dengan hubungan yang mereka jalani, cerita yang sederhana akan mengingatkan kita betapa besar arti sebuah hubungan dalam pekerjaan. Dan film ini bukan untuk anak remaja, jika ada penonton remaja disarankan membawa orang tua untuk bersama melihat keseluruhan inti cerita filmnya, joke kata-kata kasar sangat crusial. Ditengah film Superhero yang masih bertengger , film LONGSHOT tayang mulai tanggal 3 Mei 2019 diseluruh bioskop Indonesia.
Overall : 7/10
 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " bergenre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dalam skenario karakter Mi…