Skip to main content

Review : GRINCH

THE GRINCH
Directed : Scott Mosier & Yarrow Cheney
Production : Ilumination Entertaiment & Universal Pictures
Runtime : 90 Minutes 

Pengalaman dalam membuat film memang dibutuhkan secara matang, ntah itu dalam segi produksi maupun pra produksi. Latar belakang pengalaman itulah merupakan kekuatan yang terutama apalagi sudah terbiasa bekerja pada dunia animasi, Dari seorang Production Designer, Animation Departemen mereka mencoba keberuntungan memberikan sentuhan yang lebih baik pada sebuah film layar lebar pertama mereka. Debut ini yang dilakukan oleh Scott Mosier & Yarrow Cheney mengadaptasi film animasi dari buku yang terkenal " Dr Seuss , How Grinch Stole The Christmas 1957 ",  karya tersebut sudah ketiga kalinya di tuangkan dalam layar  tahun 1966 - tahun 2000, dan tahun 2018 dibawah produksi Ilumination Entertaiment serta pendistribusian oleh Universal Pictures. Penayang perdana film ini dilaporkan oleh Variety tembus US$ 65 Million dalam minggu ini, sebuah pencapain yang fantastis. Alih suara oleh Benedict Cumberbatch, tidak ada tantangan yang besar saat worldwide release nantinya.


Sudah tergambar jelas dalam benak kita saat menonton film ini, karena pengaruh film terdahulu atau pernah membaca bukunya. Kita sudah tahu arah film ini berakhir, namun dalam film ini yang disampaikan kepada anak-anak bukanlah kisah keberadaan sebenarnya Grinch menang ada atau hanya sekedar mitos tapi bagaimana seseorang yang kesepian membutuhkan penghargaan dan penerimaan dari sekelilingnya.Rasa berharga melebihi dari pujian, Kenyamanan berada di dunia sosial memberikan energi positif untuk menikmati kehidupan tanpa rasa kuatir, Kejujuran dalam bersosial juga merupakan peran penting pada individu manusia. Perubahan terjadi saat bertemu Cindy Lou Who (Cammeron Seely) yang menjebak Santaclaus yang ternyata Grinch menyamar memakai jubah santa. Minions lebih dikenal oleh pecinta film dibandingkan film ini walaupun Ilumination pernah membuat The Lorax dengan hasil 4x lipat dari biaya produksi, tak ada yang mengira hasil studio ini selalu memberikan Box Office.



The Grinch, tak ada yang istimewa dari filmnya bahkan terkesan datar tapi bagi anak-anak ini merupakan pengalaman yang berbeda melihat sosok mahluk hijau yang seringkali apatis dengan dunianya justru mendapatkan perlakuan yang berbeda tidak seperti yang diharapkan namun membuat dia berbalik menjadi pribadi yang baik. Jika peran orangtua dari sejak dini mendidik anak-anaknya niscaya kelak mereka menjadi pribadi yang selalu melihat sisi postif dari teman-teman, lingkungan bahkan lawan jenisnya. Mereka diajarkan mencintai orang lain tanpa memandang suku-ras-agama.

Sajian awal yang paling dinanti sebelum filmnya tayang tingkah laku minions yang selalu dinantikan oleh penonton, membuat satu studio tertawa akan aksi konyolnya. illumination pandai menghipnoptis penonton tak beranjak dari tempat duduknya.

THE GRINCH Tayang mulai tanggal 8 November 2018 diseluruh bioskop Indonesia. 
Overall : 7/10

Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019