Skip to main content

Review : JOHNNY ENGLISH STRIKES AGAIN

JOHNNY ENGLISH STRIKES AGAIN
Directed : David Kerr
Production : Studio Canal, Working Tittle, Universal Pictures
Runtime : 89 Minutes

Bukanlah seorang Rowan Atkinson jika tidak bisa membuat orang masih tertawa akan tingkah lakunya, padahal dia seringkali diberitakan meninggal dunia ntah kecelakan atau bunuh diri. Dan masih banyak orangpun percaya berita Hoax tersebut, dipenampilan pertama tahun ini tetap memparodikan agen James Bond 007 dan seperti kita ketahui nama samaranya agent Johnny English M17 (Rowan Atkinson) telah memasuki film ke 3 dimana cerita seputar sepak terjang Agent British dalam menangani masalah spionase internasional melibatkan Kerajaan Inggris tentunya. Melihat perawakan yang sudah mulai berumur rasanya Mr Bean sudah tidak lagi berkarya namun semuanya itu berkata lain di film terbarunya berjudul JOHNNY ENGLISH STRIKE AGAIN yang akan tayang sebentar lagi di Indonesia.

M17 sedang dilanda Cyber Attack oleh seseorang yang tidak dikenal, semua agent British terungkap mereka hanya mempunyai Agent yang sudah lama pensiun tak ada pilihan lain selain Johnny harus dipangil menghadap Perdana Mentri yang diperankan cantik, penuh ketegasan oleh Emma Thompson, dalam keputusaan serangan Cyber Attack bertubi-tubi, Johnny ditemani oleh Bough (Ben Miller) rekan sekerjanya sebagai menelusuri letak si Hacker mengakses database milik M17, dalam penyelidikan tertuju pada sebuah kapal pesiar DotCom milik salah satu pengusaha amerika tak dikenal. Pertemuan dengan Ophelia (Olga Kurylenko) membuat Johnny yakin akan keterlibatannya atas serangan tersebut, dalam kondisi depresi Perdana Mentri mencari seseorang yang sanggup memecahkan masalah negaranya. Melihat tayangan di televisi ada seseorang bernama Jason (Jake Lacy) ahli database, dikarenakan waktu makin sempit pada pertemuan G12 dilokasi tertentu, perdana mentri meminta bantuannya secara penuh atas kasus yang menimpanya.  Tak merasa ada yang salah dengan Jason semua yang datang diminta mendatangani perjanjian untuk melalukan penyimpana semua database ke dalam tangan. Beberapa kali Johnny mengalami kegagalan hingga akhirnya menyerah atas kasusnya namun Bough tetap membujuk dia menyelesaikan hingga tuntas. Nah, anda bisa menebak sendiri kan endingnya seperti apa?

Dari teknologi canggih beralih ke teknologi lama, sebuah kemunduran bagi intelejen Ingrris tapi justru ini kesempatan Johnny mampu menyelesaikan masalah. Seperti layaknya film James Bond, film ini juga berisi teknologi canggih, wanita cantik dan kawai yang selalu bikin heboh di setiap adegan tapi apa daya teknologi canggih tersebut justru membuat film ini makin kocak. Sejak awal mulai tidak hanya menghibur, saya sangat rekomendasikan bagi anda yang ingin menghabiskan waktu bersama orang terdekat anda. Sudah pasti gaya Mr Bean mengocok perut anda, jangan pusing dengan deretan artis yang bermain dan lupakan semua ini karena begitu banyak suprise yang ditawarkan. Olga Kurylenko tampil cantik dan mempesona menyamar sebagai Agent Rusia tanpa banyak bicara. Emma Thompson bermain apik, Tak perlu berekspektasi tinggi, silakan duduk manis nikmati sambil makan popcorn dan tertawalah sepuasnya. Sebagai instalment ketiga minus pemain terdahulu, film ini sepertinya tetap memberikan taste yang sama kocaknya. David Kerr dikenal pembuat film komedi namun namanya kurang familiar dalam perfilmaan dunia, dia hanya sebatas komedi ala Irlandia.   

Dibawah naungan studio yang sama Working Title dan Studio Canal dengan distribusi oleh Universal Pictures diharapkan film ini mampu memberikan banyak dollar mengalir hingga ratusan juta dollar dengan modal tidak terlalu banyak, rasanya akan tercapai kembali masuk tangga Box Office untuk ketiga kalinya dan mungkin akan masuk sequel ke 4 nantinya. JOHNNY ENGLISH STRIKES AGAIN tayang mulai minggu ini di seluruh bioskop Indonesia

Overall : 7/10
 





Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit