Skip to main content

Review : SIAP GAN

SIAP GAN
Sutradara : Ody  C. Harahap
Pemain : Rini Mentari, Aulia Sarah, Yaman Carlos, Indra Birowo
Produksi : PT Muara Prima Entertaiment
Runtime : 90 Menit

Sebuh film remaja dengan tema Patriotisme tidak hanya sekedar tentang perang tapi juga bisa mengenai tanggung jawab, sikap pribadi atau bermasyarakat yang menjadi kehidupan sehari-hari. Dengan lokasi di Surabaya -  Jawa Timur ( Kota Pahlawan )  khas dialek Suroboyo yang kental para tokoh mengalir apa adanya. Sebuah drama situasi yang sangat relevan saat ini ketika anak muda lebih suka hidup sendiri, selfish, acuh tak acuh seakan-akan semua mudah didapatkan, terlalu santai dibandingkan kehidupan yang penuh bertanggung jawab. SIAP GAN memberikan contoh bagaimana anak gadis berusaha demi kehidupannya sendiri walaupun banyak tantangan kegagalan demi kegagalan dialami tak akan membuat dia menyerah begitu saja. Hingga suatu saat dia berencana menjadi pelacur demi bisa menyambung kehidupannya, Nina (Rini Mentari) Bersama Vivi (Aulia Sarah) justru mengalami insiden Razia hingga dia berusaha kabur jauh sampai berada disuatu tempat dimana Nina bisa berlindung hingga pagi dan kembali ke rumah tanpa takut.  Belum berselang beberapa waktu Nina menghindar justru ikutan barisan anak-anak muda yang ternyata persiapan PASKIBRA untuk acara 17an, dibawah ketakutan Nina menyamar sebagai salah satu orang yang tak hadir bernama Putri. Dibawah Airlangga (Yaman Carlos) sebagai kapten PASKIBRA dan Prabu, didikan latihan baris berbaris menjadi masalah tersendiri belum lagi mengalami tantangan juga tidak sekedar menyembunyikan identitasnya tapi juga tantangan dari teman lainya, inilah babak kehidupan baru yang harus di jalanin hingga dia bertemu bapak tua Pak Sakiran mantan tantara pelajar,saat ini mengabdi sebagai  penjaga Asrama Pelatihan tersebut.  

Bagi penonton film indonesi sudah menikmati karya Ody C Harahap ( Kapan Kawin, Sweet 20, Cinta/Mati ) dibawah besutanya SIAP GAN, film yang sederhana mengalir bagi penonton sangat muda mencerna, rilis disaat yang tepat dengan moment Asian Games, HUT RI ke 73 dan Asian Para Games sehingga mampu menyedot penonton tuk menyaksikan filmnya,Sejak muncul film berbahasa daerah beberapa waktu lalu rasanya sudah waktunya banyak film berdialek daera tak sekedar hanya tempelan tapi keseluruhannya menjadi sebuah film yang menjungjung tinggi budaya setempat. SIAP GAN berisi nilai kerjakeras, Displin, Kejujuran dan Kerja keras berpadu menjadi satu plus dibumbui komedi mudah-mudah anak muda menyukainya. Bagi mantan Paskibra wajib nonton anda merasakan nostalgia yang tak jauh berbeda apa yang dialami Nina.

SIAP GAN tayang mulai 13 September di Bioskop Indonesia, jangan lewatkan soundtrack Merah Putih ( KOTAK ) menjadikan film ini makin bermakna.





Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

NAKEE 2 (2018) Directed : Pongpat Wachirabunjong Production : Act Art Generation , Falcon Pictures Runtime : 1 Jam 30 Menit Yang paling disuka dari cerita horror Thailand itu sinematography, tone color pastinya lokasi shooting selalu sesuai jalan cerita juga alurnya yang simple tidak neko-neko.   Setelah sukses dengan Serial tv   NAKEE 1 (2016) - di sutradarai oleh Thanya Wachirabunjong   dimana rating penonton serial ini begitu antusias maka tahun 2018 NAKEE 2 – di Sutradarai oleh Pongpat Wachirabunjong , keduanya adalah suami istri yang serius menekuni film horror Thailand.   Dibuatnya sequel ke dalam layar lebar berharap penonton masih antusias, ternyata hasil sangat mengembirakan bahwa tahun lalu film ini masuk Box Office dengan pencapaian nomer satu di Thailand , dikisahkan pada Nakee-1   seputar kisah puteri Naga yang jatuh cinta dengan manusia, dimana sosok garuda juga mencintai puteri tersebut, karena merasa dikhianati garuda harus berkelahi dengan naga sehing

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal