Skip to main content

Review : ALPHA

ALPHA
Directed: Albert Hughes
Production: Studio 8, SONY Pictures, COLOMBIA Pictures, United International Pictures
Runtime : 1h 36m
 
Pernahkah anda menonton 30.000 BC, sebuah film dimana manusia masih primitif mempunyai kedekatan dengan binatang atau Hachiko kisah binatang anjing dengan tuanya, The Jungle Book anak manusia dibesarkan oleh Gorila. Semua mengambarkan kehidupan mereka dengan binatang mempunyai kedekatan emosional yang tinggi, bagaimana tidak mereka bergantung dengan binatang sebagai sahabat sehari-hari tanpa binatang tersebut kehidupan manusia terasa hampa. ALPHA salah satu film epic journey pre-historical, Kedi (Kodi Smit McPhee) saat berburu dengan kaumnya justru mendapatkan serangan balik sehingga dia terjatuh dan dibiarkan terluka dan akhirnya mati. Beberapa jam kemudian dia sadar dan berusaha hidup dalam kondisi luka parah, perjuangan bertahan hidup dimulai antara manusia dengan seekor Serigala pertemuan mereka disaat saling ingin membunuh justru Kedi begitu iba dengan Serigala tersebut, sejak saat itu mereka berdua saling membutuhkan bahkan melewati banyak rintangan dan serangan dari binatang lain, Kedi bukanya pria yang berjuang dengan senjata tapi dia berjuang dengan hati seperti kata ibunya. Dia berjuang untuk kembali ke rumahnya dan membuat bangga akan apa yang dia alami selama sendiri.

Yang menarik dari ALPHA adalah visual landscape jaman purba dimana semua masih terasa hijau dengan dataran begitu luas, badai salju, hujan, sungai, dan pemandangan begitu indah sedap dipandang. Sinematography dipadukan dengan VFX landscape makin menambah emosional saat Kedi bersama Serigala,cerita yang mengalir tanpa hambatan menjadikan penonton begitu antusias menantikan adegan berikut tanpa banyak ekspektasi, Persembahan SONY Pictures dan COLUMBIA Pictures ditujukan kepada mereka yang mempunyai kedekatan dengan binatang kesayangan, sasaran yang tepat mereka inilah yang memberikan nilai positif untuk keluarga menonton filmnya. Pesan moral yang disampaikan sangat jelas, kita diajak hidup survival bersama binatang kesayangan tanpa ragu akan kesetian dan dedikasi totalitas tunduk dengan majikan. Sutradara Albert Hughes mengeksplorasi komunikasi bahasa menjadi sesuatu yang unik, mungkin saja berasal dari bahasa Jerman, Finlandia, Skotlandia. Dialognyapun mudah dimengerti.

ALPHA tayang mulai tanggal 21 September 2018 di seluruh bioskop Indonesia, sajian bagi keluarga yang sangat dekat binatang akan merasakan betapa besar emosi yang dibangun sejak awal hingga akhir.
Overall : 7/10




 



Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...