Skip to main content

Review : THE MEG


THE MEG
Directed : John Turtletaub
Starring : Jason Statham, Bingbing Li, Rain Wilson , Robert Taylor
Production : Warner Bros Picture, Gravity Pictures
Runtime : 113 Minutes

Berdasarkan novel karya Steven Allen : Meg: Deep Terror (1997 ), kisah hiu prasejarah Megalodon sepanjang 35 meter menghantui pantai dan laut lepas China Selatan. Film Science Fiction Thriller ini mirip film Jaws garapan Steven Spielberg yang fenomenal. Kenapa penonton menyukai kehidupan pra sejarah diangkat ke layar lebar karena tidak lain kecanggihan teknologi film lah yang mampu membuat sesuatu spektakuler bisa terwujud secara jelas, padahal belum tentu kebenaran sesuai sejarah, kita menikmati sajian aksi para actor melawan binatang tersebut. Serangan Megalodon membuat team penyelam Jonas Taylor (Jason Statham) harus merelakan sebagaian crew tewas jika tidak semuanya akan mati sia-sia, tapi aksinya tersebut membuat dia justru tersangka , Jonas tinggal di Thailand seorang diri. Saat explorasi dari pusat Mana One sebuah riset modern bawah laut dibawah pimpinan Dr Zhang (Winston Cho) menemukan celah Mariana terdalam di sebuah lautan China, satu hal yang mereka lakukan mengeksplorasi celah tersebut apakah berbahaya, para peneliti melihat hal yang luar biasa namun tidak lama terjadi serangan mendadak sehingga mereka kehilangan control dan komunikasi, insiatif Suyin (LiBingbing) menyelamatkan mereka dengan mengangkat kepermukaan justru membawa bencana bagi diri sendiri, pihak Mana One meminta Jonas kembali menyelam dan menyelamatkan para peneliti yang tak lain mantan istrinya terlibat. Usaha Jonas membawa para peniliti berhasil ke Mana One termasuk mantan istrinya, tapi tidak lama kemudian Megalodon menyerang Mana One membahayakan anaknya Suyin. Salah satu cara adalah membunuh Megalodon tersebut.  


John Turtletaub tidak membuat film ini begitu menegangkan ada bagian komedi antara para crew jadi penonton masih bisa menikmati selama 1 jam 53 menit, aksi Jason bak pahlawan selalu menang melawan semua serangan Megaladon dan selalu berhasil menyelamatkan semua crew. Aksi sangat seru menghibur seperti kita menonton film jurasic park atau sejeninya dari awal John memberikan intensitas cukup padat, CGI sangat halus melihat besarnya Megalodon. Jangan berekspektasi tinggi film ini aksi Jason scene fighting cukup baik, wajar peran utama diberikan kepadanya.  Semua disajikan sangat pas baik durasi maupun cerita dengan twist ada beberapa bagian, anda duduk tenang nikmati sensasinya di IMAX 2D melihat landscape daratan China apalagi pantai dengan begitu banyak manusia belum lagi kedalaman lautan habitanya yang sangat unik dikerjakan secara detil dan Jump scare membuat anda pasti kaget ulah Megalodon memporak porandakan kapal. Pastikan sebelah anda cukup andrenalin menonton film ini. Oh ya penampilan anak suyin sangat mengemaskan menjadi daya tarik sendiri.

THE MEG tayang mulai tanggal 8 Agustus 2018 diseluruh bioskop Indonesia.
Overall : 7.5/10


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak