Skip to main content

Review : DUKUN Akhirnya Kita Bertemu

DUKUN 
Directed : Dain Iskandar Said 
Production : Astro Shaw
Runtime :  108 Menit 


Setelah sempat dikecam oleh pihak Pemerintah Malaysia karena ada merasa dirugikan dengan film ini, maka tahun 2018 setelah 12 tahun lamanya (2006 ) filmnya diedarkan secara luas.Dan saat ini tayang di Indonesia secara terbatas pada jaringan bioskop CGV Cinema dan CInemaxxTheater. Dukun ( Shaman ) berdasarkan kisah nyata atas kematian Datuk Mazlan Idris oleh Mona Fandey wanita penyanyi klab malam yang disinyalir sebagai dukun dalang pembunuhan keji tersebut. Film ini harusnya rilis 2007 karena kontroversial kasusnya dan maraknya penyebaran online waktu maka pihak pemerintah Malaysia menghentikan peredarannya.  



Karim  (Faisal Husin) ditunjuk sebagai pengacara Diana Dahlan (Umie Aida) sebagai pembunuh Datuk Jefri Jaeilani  korban dimutilasi menjadi beberapa bagian. Semua saksi diminta menghadap pengadilan Kuala Lumpur tapi mereka tak satupun hadir karena takut Diana menguasai Ilmu Hitam. Karim sendiri mempunyai masalah kehilangan putri selama ini tanpa jejak, apakah ada hubungan dengan Diana Dahlan atau orang lain. Hari-hari persidangan hanya berisi pernyataan orang yang terlibat atau sekedar saksi belaka tak mampu menyerat Diana ke penjara. Misteri apakah Diana memang membunuh Datuk Jefri hanya karena sebuah tongkat sakti dari Tanah Batak - Sumatera Utara atau memang ingin menipu Datuk Jefri dengan kecantikan Diana.

Kisahnya dibagi dalam dua cerita antara Karim kehilangan anaknya dan sidang peradilan kasus Diana Dahlan, bergenre thriller horor tapi lebih banyak fokus pada peradilan kasus tersebut . Sutradara Dani Iskandar Said terkenal lewat karya selanjutnya berjudul Bunohan 2012 & Interchange 2016 lalu melibatkan aktor dan aktris Indonesia dan masuk dalam beberapa festival film internasional, dia memang spesialis film mistis pengarapan detil spesial efek dikerjakan dengan sangat baik .

DUKUN tayang mulai tanggal 8 Agustus 2018 hanya di CGV Cinema dan CINEMAXX THEATRE 

Overall : 6.8/10


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

NAKEE 2 (2018) Directed : Pongpat Wachirabunjong Production : Act Art Generation , Falcon Pictures Runtime : 1 Jam 30 Menit Yang paling disuka dari cerita horror Thailand itu sinematography, tone color pastinya lokasi shooting selalu sesuai jalan cerita juga alurnya yang simple tidak neko-neko.   Setelah sukses dengan Serial tv   NAKEE 1 (2016) - di sutradarai oleh Thanya Wachirabunjong   dimana rating penonton serial ini begitu antusias maka tahun 2018 NAKEE 2 – di Sutradarai oleh Pongpat Wachirabunjong , keduanya adalah suami istri yang serius menekuni film horror Thailand.   Dibuatnya sequel ke dalam layar lebar berharap penonton masih antusias, ternyata hasil sangat mengembirakan bahwa tahun lalu film ini masuk Box Office dengan pencapaian nomer satu di Thailand , dikisahkan pada Nakee-1   seputar kisah puteri Naga yang jatuh cinta dengan manusia, dimana sosok garuda juga mencintai puteri tersebut, karena merasa dikhianati garuda harus berkelahi dengan naga sehing

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal