Skip to main content

Review : THE EQUALIZER 2

THE EQUALIZER 2
Directed : Antoniu Fuqua
Starring : Denzel Washington
Production : Sony Pictures, Columbia Pictures,Escape Artist
Runtime : 2h


Jika masalah anda tidak selesai panggil saja McCall, dia datang menghabisi masalah anda seketika. Bukankah hal yang menarik ada di sequel ke2, seorang pria sejati tak perlu bersenjata dia punya kesempatan untuk memperbaiki kehidupan masa lalunya ada tujuan hidup kelak. Ini sebuah penggalan dari scene Equalizer 2, dimana McCall ( Denzel Washington ) memberikan pelajaran berharga bagi anak muda. Disaat menyelesaikan masalah McCall harus menerima kenyataan pahit seorang sahabat yang baik selama ini, Susan Plummer (Mellisa Leo) tiba-tiba menjadi sasaran pembunuhan dikala mencari jejak pembunuhan salah satu agent di Brussel. Dengan durasi cukup Panjang sekitar 2 jam lebih ditambah beberapa plot diharapkan penonton harus bersabar,dari satu plot selesai berganti plot lain begitu hingga menuju cerita awalnya. Alur cerita begitu lambat menuju klimax ceritanya ada beberapa bagian terlalu sadis ditampilkan tapi ada juga adegan begitu menyentuh, pergerakan kamera setiap addegan begitu dinamis, editingnya juga tak lupa gubahan score Harry Gregson Williams makin membuat filmnya begitu enjoyable ditonton.




Antonie Fuqua ( Training Day, Seven Magnificent, Equalizer 1 )  selalu mengisartkan dalam film tentang ras kulit hitam atau kaum minoritas tidak boleh diabaikan begitu saja, selalu ada tujuan menegakkan keadilan seperti film Jack Reacher, John Wick, atau Taken semua film ini selalu berhubungan dengan seseorang yang mereka cintai menjadi korbannya. Sesuatu yang hebat dalam kehidupan saya selama 40 tahun  berakting, saya belum pernah terlibat sequel, ini baru bagi saya dan saya sangat semangat, tutur Denzel Washington . Ditambah kebahagian kembali hubungan telah terjalin sejak pertama dengan karakter Susan & Brian

Banyak kritikus memberikan nilai positif dan memang benar adanya,  sempat ada beberapa adegan dipotong mengingat sodara lain beragama islam tapi justru hal tersebut tidak terparuh sama sekali dan sesuai durasi tidak ada potongan sensor.

THE EQUALIZER 2 malam ini midnight show dan tayang reguler mulai minggu depan di seluruh bioskop Indonesia .
Overall : 8.5/10

 

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …